oleh

7,3 Ribu Penderita COVID-19 Sembuh Di Aceh

Banda Aceh-Trend kesembuhan penderita Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sejak diumumkan pada 27 Maret 2020 lalu, terus meningkat.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyatakan saat ini sebanyak 7,3 ribu penderita COVID-19 sembuh.

“Pasien sembuh di Aceh sudah mencapai 7.396 orang dari total 8.554 kasus yang terpapar. Sementara 342 orang meninggal dunia,” ujar Saifullah, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/12/2020), di Banda Aceh.

Dikatakan dia, data terbaru dalam 24 jam terakhir pasien Coronavirus sembuh bertambah lagi sebanyak enam orang. Sementara itu, kasus baru konfirmasi positif juga bertambah  sebanyak delapan orang. Namun, tidak ada laporan penambahan korban meninggal dunia.

“Tidak ada korban meninggal dunia dalam dua hari terakhir. Begitupun, kondisi ini harus dipertahankan dengan mematuhi anjuran menjaga jarak dan tidak berkerumun, memakai masker, serta mencuci tangan dengan memakai sabun sesering mungkin, sekitar 20 detik,” katanya.

Ia menyebutkan,enam orang yang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir meliputi warga Kota Lhokseumawe dan Kota Langsa, sama-sama dua orang. Dua orang lainnya masing-masing warga Kabupaten Simeulue dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Sedangkan kasus baru konfirmasi positif COVID-19 sebanyak delapan orang, meliputi warga Kabupaten Aceh Besar sebanyak tiga orang. Kemudian masing-masing satu orang warga Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Pidie Jaya, dan warga Kota Lhokseumawe.

Menurutnya, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat ini sebanyak 621 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 27 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 539 sudah selesai isolasi, dan 55 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 4.861 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.675 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 168 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 18 orang isolasi di rumah sakit. []

(Editor     | Muhammad Zairin)
(Laporan | Muhammad Zairin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed