oleh

Aksi Aparatur Badan Penanggulangan Bencana Aceh ‘BEREH’

Banda Aceh-Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), dinilai berhasil mewujudkan bersih, rapi, estetis dan hijau (BEREH).

Jargonnya adalah aparatur BPBA yang dinahkodai Sunawardi sebagai Kepala Pelaksana SKPA ini. Betapa tidak, setiap bangunan, halaman, dan peralatan di komplek gudang tampak bersih, rapi, estetis dan hijau.

Minggu, (03/01/2021), Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, menyempatkan diri meninjau perkembangan kondisi sejumlah bangunan di komplek gudang BPBA, di Gampong Lhong Raya, Banda Aceh.

Melihat kondisi tersebut, Ia pun mengapresiasi aksi aparatur Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

“Kami sangat senang melihat progres hari ini, ini sangat baik dari sebelumnya,” ujar Taqwallah.

Kedatangan Sekda meninjau perkembangan gudang BPBA itu ikut didampingi oleh Asisten Perekonomian dan  Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Sunawardi, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto.

Penerapan BEREH di komplek gudang BPBA merupakan tindak lanjut dari arahan Sekda Taqwallah pada Minggu sebelumnya (27/12/2020). Saat itu Sekda meminta seluruh aparatur BPBA untuk melakukan pembenahan dan penataan barang yang ada di dalam sejumlah gudang. Ia mengatakan, penataan barang perlu dilakukan untuk memudahkan pelayanan yang cepat dan teratur.

Setidaknya ada sembilan bangunan di dalam komplek gudang BPBA. Kesembilan bangunan tersebut meliputi, gudang logistik, garasi mobil, bengkel, tempat cuci kendaraan, rumah knocdown, hingga pos satpam.

Setiap bangunan dilakukan pembenahan, mulai dari memperbaiki setiap komponen bangunan yang rusak, penataan barang dalam gudang, pengecatan ulang dinding bangunan, pembersihan sampah dan debu, penataan halaman, pembersihan got, dan penataan parkir.

Perkembangan gudang BPBA memang tampak lebih baik dan tertata dengan rapi. Contohnya di tempat parkir, seminggu sebelumnya saat kunjungan pertama Sekda terlihat kendaraan tidak tertata rapi. Kini, mobil dan kendaraan tertata rapi, sejajar, dan langsung menghadap pada posisi ke luar.

Dalam kesempatan tersebut, Taqwallah mengingatkan para aparatur untuk mempertahankan keindahan bangunan yang telah dibenahi itu. Ia juga meminta mereka untuk merawat dan selalu menjaga fasilitas tersebut.

“Fasilitas bangunan ini kita rawat, kalau rusak sedikit perbaiki langsung. Jangan pikir dulu kapan uangnya ada,”pesan Taqwallah.

Taqwallah mengatakan, pembenahan dan penataan bangunan gudang tersebut menjadi tugas dan tanggungjawab setiap aparatur BPBA. Ia yakin, kerja keras mereka menuai pahala dari Allah dan mendapat balasan kebaikan dari arah yang tidak diduga-duga.

“Yang terpenting adalah Allah akan memudahkan urusan pribadi kita, karena kita bertanggungjawab terhadap tugas. Allah maha Adil,”ujar Taqwallah.

Taqwallah juga berpesan, agar aparatur BPBA selalu siaga terhadap tugas di setiap waktu. Sebagai petugas yang membantu penanggulangan bencana, mereka dituntut untuk siap dan tangkas menjalani tugas untuk membantu masyarakat.

“Teman-teman adalah orang tangguh, harus siaga terhadap tupoksi. Ketika ada banjir atau bencana lain, kita sudah siap dan malu apabila ada bencana tapi kita tidak tahu,” kata Sekda.

“Mohon dipertahankan kerja kerasnya selama ini, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,”tutur Sekda Aceh itu. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed