oleh

Aksi Damai, Garang Bakal Pasang Stiker di Mobil Dinas

Aceh Tamiang-Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang berencana akan menggelar aksi damai dengan memasang stiker pada kenderaan dinas yang ada di daerah itu.

Elemen masyarakat tersebut merupakan gabungan kalangan mahasiswa, pemuda dan masyarakat masing-masing Gerakan Anak Muda Sosial (GAMS), Forsima, Ikatan Mahasiswa Muda Mandiri serta yang lainnya dan semuanya tergahung dalam Gerakan Aksi Pemuda Masyarakat Peduli Aceh Tamiang (Garang), direncanakan akan menggelar aksi damai pada Rabu (09/09/2020) mendatang.

“Kita sudah melakukan konsuldasi bersama rekan-rekan untuk melakukan aksi pada Rabu mendatang di depan kantor Bupati Aceh Tamiang dan Gedung DPRK,” ujar Koordinator Lapangan Garang, Chaidir Azhar, Minggu (06/09/2020), di Karang Baru.

Menurutnya, aksi damai nantinya itu direncanakan pemasangan stiker yang bertuliskan ‘Mobil ini Dibeli Dengan Uang Rakyat’ dan rencananya juga akan dipasang langsung disemua mobil dinas Pemkab Aceh Tamiang.

Pihaknya menilai program pemasangan sticker Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merupakan program yang semata untuk menyerap anggaran yang tidak pro rakyat. Program ini sama sekali tidak semata-mata hendak untuk melakukan penertiban.

“Awalnya juga kami mengira bahwa program ini sangat efektif bahwa pembagian stiker tersebut sangatlah selektif. Ternyata tidak. Jadi untuk apa juga ada stiker itu bila yang akan antri BBM subsidi juga tidak akan berkurang,” sebut Chaidir.

Itu sebabnya, pihaknya mengambil sikap untuk melakukan aksi damai. Banyak sekali mobil dinas yang tidak menggunakan stiker bahkan ia menduga banyak yang berubah plat menjadi warna hitam. “Dalam aksi damai nanti kita akan pasang stiker karena mobil dinas tersebut dibeli dengan uang rakyat,” tegas Chaidir.

Menurutnya, tujuan aksi ini adalah untuk membangun kesadaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam penggunaan mobil dinas agar lebih baik dan tidak disalah gunakan.

“Mobil Dinas itu dibeli dari uang rakyat. Jadi rakyat harus tahu akan mobil tersebut. Jangan mereka bergaya dengan mobil yang dibeli dengan uang rakyat,” tambah Chaidir mengakhiri. []

(Editor    | Redaksi)

(Sumber | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed