oleh

Aman Apa Tidak Takjil Ramadhan di Banda Aceh? Begini Hasil Laboratorium BPOM

Banda Aceh-Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Jum’at, 25 Mei 2018, melakukan sidak ke sejumlah pusat jajanan berbuka puasa.

Sidak tersebut dipimpin langsung Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin bersama para Kepala SKPK terkait, dan Kepala BBPOM di Banda Aceh Zulkifli beserta tim teknis lembaga tersebut.

Salah satu lokasi pusat penjualan takjil yang disambangi yaitu di Jalan Tgk Pulo Dibaroh (area samping eks Bioskop Garuda).

Dalam kesempatan tersebut, pihak BBPOM juga menurunkan satu unit mobil laboratorium keliling untuk mengecek langsung ada tidaknya kandungan bahan berbahaya seperti borax maupun formalin dalam penganan berbuka puasa itu.

Pihak BBPOM mengambil sampel sejumlah penganan untuk diuji di laboratorium keliling.

Kepala BBPOM Zulkifli mengatakan sejauh ini pihaknya telah mengawasi 22 lokasi pusat penjualan takjil di Banda Aceh sejak semingu yang lalu.

“Sudah lebih dari 160  sampling yang kita ambil, dan hari ini kita uji laboratorium sebanyak 22 sampel lagi seperti mie dan minuman berwarna yang memang lebih berpotensi mengandung bahan berbahaya,” katanya menyebutkan.

Menurutnya, dari 22 sampel, hasil uji laboratorium itu tidak ditemukan mie yang mengandung borax atau minuman mengandung pewarna tekstil. Untuk saat ini belum ada yang positif,

Meskipun begitu, ia menjelaskan dari 22 lokasi penjualan takjil di Banda Aceh pihaknya telah menguji laboratorium 47 sampel penganan berbahan mie.

“Dari 47 sampel tersebut, 41 di antaranya negatif dan hanya enam yang positif mengandung borax. Dan kita sudah punya data penjualnya dan akan segera turun ke tempat produksinya bersama pihak terkait,” tegasnya.

Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, menyampaikan terimakasih kepada para pedagang yang telah ikut serta dalam upaya menjaga kesehatan warga dengan menjual makanan dan minuman yang aman dikonsumsi, khususnya selama Ramadan.

“Semoga hal ini dapat terus kita jaga bersama ke depan,” ujar Zainal Arifin mengapresiasi.[]

(Editor | M. Zairin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed