oleh

Amien Rais Minta Kader PAN Tak Turunkan Jokowi di Tengah Jalan

Surabaya-Menjelang Kongres V PAN, salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais meminta kadernya untuk tidak menurunkan Presiden Jokowi di tengah jalan. Ia berharap, Jokowi bertugas hingga tahun 2024.

Permintaan itu adalah salah satu pesan yang disampaikan Amien Rais di acara Rakorwil DPW PAN Jawa Timur di Surabaya, Minggu (12/1/2020).

“Kongres PAN yang saya lihat di petanya itu ada 3 toh, maksimal 4,” kata Amien Rais.

Katanya, ada dua pasangan calon pemimpin DPP PAN ke depan. Pertama, duet Mulfachri Harahap dan putranya sendiri, Hanafi Rais, yang disingkat menjadi MH.

“Singkatannya MH, Mewujudkan Harapan,” ujarnya.

“Kedua, Pak Zulkifli Hasan mencoba untuk 5 tahun lagi. Kemudian, yang ketiga Pak Asman Abnur juga ingin mencalonkan diri. Yang keempat, saya dengar Mas Drajat Wibowo. Cuma selama ini saya belum mendapatkan cerita lebih lengkap. Jadi pegangannya itu 3,” terangnya.

Ada beberapa pesan yang disampaikan Amien Rais untuk kader PAN. Pertama, kalau mau pertandingan itu seperti pertandingan persahabatan. Pertandingan berakhir, selesai itu tetap berangkulan.

“Itu di boxing kadang-kadang sampai berdarah-darah tapi akhirnya rangkulan. Dan juga di UFC banting-bantingan tapi ada sportivitas,” katanya.

Pesan keduanya, jangan pernah melibatkan kekuatan dari luar. Pihak luar menurutnya, punya kepentingan untuk menghancurkan PAN dari dalam.

“Jadi hati-hati ya. Jangan sampai ada oknum yang mencoba melibatkan kekuatan dari luar, karena itu hanya satu, destruktif pada PAN.” terangnya.

“Kemudian ketiga, yang menang harus merangkul semua,” tambahnya.

Pesan keempat yang disampaikan Amien Rais yakni, kader PAN harus menyakinkan Jokowi tetap tenang menjalankan tugasnya sebagai Presiden hingga masa jabatannya berakhir di tahun 2024.

“Yang keempat, supaya Pak Jokowi tenang, PAN tidak akan pernah tergoda untuk melakukan huru-hara. Misalnya sampai-sampai Pak Jokowi tidak selesai sampai 2024,” tuturnya.

Menurutnya, Presiden harus menjalankan tugasnya hinnga sesuai aturan yakni setiap periode selama 5 tahun.

“Jadi itu kebutuhan kita. Harus semua Presiden 5 tahun utuh. Kalau dipilih lagi ya sudah, 5 tahun,” ujarnya.

Amien menegaskan, Presiden tidak boleh diturunkan di tengah jalan atau tidak sampai habis masa tugasnya.

“Tidak ada di tengah jalan diturunkan. Karena itu bisa merusak,” jelasnya. []

(Sumber | JATIMNOW.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed