oleh

Banjir Bandang di Aceh Tengah, Rumah dan Mobil Hanyut, Warga Mengungsi

banner 728x90

Takengon-Puluhan warga di Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, mengungsi sementara akibat banjir bandang yang terjadi di desa tersebut, Rabu (13/5/2020) sore.

Warga mengungsi akibat rumah mereka mengalami kerusakan dan dimasuki oleh material lumpur.

Bahkan berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi kejadian, terdapat rumah yang hanyut terbawa air bercampur lumpur, material bebatuan serta batang pohon.

Salah satu yang ikut mengungsi adalah Reje Kampung atau kepala Desa Paya Tumpi Baru, Idrus Syahputra atau Ados.

Idrus mengaku harus meninggalkan rumah sementara karena material banjir bandang masuk ke dalam rumahnya setinggi sekitar 40 sentimeter.

“Malam ini kami sekeluarga mengungsi di rumah Reje Kampung Paya Tumpi Induk, karena rumah sedang tidak bisa ditempati sementara,” kata Ados ditemui saat ditemui di lokasi bencana, Rabu (13/5/2020) sore.

Dijelaskan, berdasarkan laporan warga, terdapat rumah yang hanyut di sekitar lokasi banjir. Bahkan salah satu rumah papan hanyut bersamaan mobil yang terparkir di seberang jalan depan rumahnya.

“Saya dengar di atas sana ada rumah yang hanyut karena banjir bandang, di bagian bawah sana kita belum tahu,” sebut Ados.

Salah satu mobil miliknya yang terparkir di samping rumah juga terseret lumpur akibat bencana banjir bandang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, tampak di lokasi bencana, satu unit alat berat sedang bekerja di salah satu lokasi di Kampung Paya Tumpi Batu turut serta mengevakuasi mobil Avanza milik Ados.

Selain itu, alat berat juga membersihkan gorong-gorong yang berada di samping rumah Ados.

Sekitar Pukul 21.00 WIB, Kompas.com mengonfirmasi sejumlah pihak, termasuk Kasi Kedaruratan BPBD Aceh Tengah, Iqbal, namun belum berhasil mendapatkan informasi terkait kerugian akibat bencana ini.

“Kami sedang ditugaskan untuk membantu pembersihan material banjir di ruas Jalan Takengon-Bireuen, tim kita sedang bekerja melakukan pendataan,” sebut Iqbal. []

(Sumber | KOMPAS.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed