oleh

Banjir Bandang, Seorang Bocah Terluka di Aceh Tengah

Laporan | Adi Tanjung

Banda Aceh-Banjir bandang yang menerjang perkampungan di Kabupaten Aceh Tengah, menyisakan luka mendalam. Betapa tidak, akibat peristiwa yang terjadi pada Rabu (13/05/2020) sore itu ikut membuat seorang bocah disana terluka.

Sumber PENAPOST.ID di Takengon menyebutkan, bocah berinisial AF (2) berasal dari Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah ini menjadi korban ganasnya banjir bandang yang menerjang perkampungan di dataran tinggi Gayo itu.

Memang, bukan AF saja yang terluka dalam peristiwa banjir bandang tersebut. Ada empat warga lainnya yang dikabarkan ikut terluka.

Keempat warga lainnya itu meliputi, Nurul Adiya (21), warga Kampung Paya Tumpi Induk, Kecamatan Kebayakan.

Berikutnya ada juga Tuniati (60), warga Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan.

Dua warga lainnya yang ikut terluka yaitu Wiwin (18), warga Kampung Paya Tumpi Baru dan Uti (40), yang juga sekampung dengan Wiwin.

Korban banjir bandang yang mengalami luka tersebut dirawat di RSUD Datu Beru Takengon.

Diketahui, banjir bandang selain menerjang dua Kampung di Kecamatan Kebayakan, juga melanda Kampung Daling, Kecamatan. Bebesen, tepatnya di jalan Desa Terimbun Material Lumpur, Namun, tidak terdampak pada permukiman warga.

Adapun lokasi yang terdampak banjir bandang tersebut meliputi Kampung Paya Tumpi I, Kampung Pinangan dan
Kampung Gunung Balohen.

Dampak kerusakan yang timbul dari peristiwa banjir bandang itu sebanyak 31 rumah warga mengalami rusak berat dan 26 unit rumah rusak sedang.

Bukan hanya rumah, sedikitnya tiga unit mobil dan satu unit sepeda motor ikut mengalami rusak berat.

Selain itu, kebun kopi dan kebun palawija yang belum terinventarisir luas lahannya juga mengalami kerusakan.

Masyarakat yang terdampak banjir bandang tersebut, kini telah mengunsi ke SDN 3 Kebanyakan. Rinciannya 10 Kepala Keluarga (Kp. Paya Tumpi Induk dan Baru) dengan jumlah sebanyak 33 jiwa (Kp. Paya Tumpi Induk dan Baru).

Korban banjir bandang juga mengungsi ke rumah keluarga. Sedikitnya ada sekitar 15 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 56 Jiwa (Kp. Paya Tumpi Induk dan Baru).

Informasi terakhir diperoleh PENAPOST.ID, saat ini hujan sudah berhenti serta material lumpur sudah dibersihkan dibeberapa akses jalan umum.

Bukan hanya itu, akses jalan lintas Takengon-Bireuen sudah dibuka dan normal kembali. Jalan perkampungan Kampung Daling, Kecamatan Bebesen tertimbun material lumpur. Namun, masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Disana juga sudah didirikan posko bersama, tempat pengungsian dan dapur umum oleh Tagana Dinas Sosial Aceh Tengah di lokasi SDN 3 Kebayakan Kampung Paya Tumpi Induk Kecamatan Kebayakan.

Pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya memulihkan perekonomian warga yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat.

Proses evakuasi dan pembersihan material banjir bandang mulai dilakukan oleh pihak BPBD Aceh Tengah, dibantu Personel TNI/Polri.

Saat ini, sejumlah personel bersiaga di lokasi kejadian. Terdiri dari, Personel TNI/Polri-Brimob, BPBD, Tenaga Medis dan Tagana. []

(Editor | Redaksi)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed