oleh

Bapak-Ibu, Sekolah Disarankan Tutup Sampai Desember 2020

Jakarta-Seiring dengan rencana pelaksanaan tahun ajaran baru pada pertengahan Juli mendatang, Ketua Umum PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Aman Pulungan angkat bicara.

Aman mengatakan pendidikan merupakan hak anak. Namun di tengah pandemi Covid-19 yang masih melonjak sebaiknya proses belajar mengajar di sekolah ditunda kembali.

Dalam akun Instagramnya, dia menyebut bahwa pelonggaran pembatasan sosial berskala besar masih sangat berisiko. Ini dikhawatirkan menimbulkan makin melonjaknya jumlah kasus baru yang terjadi pada anak-anak.

“Dalam masa pandemi Covid-19 ini, pembatasan fisik merupakan syarat penting dalam upaya pencegahan penyakit. Dan saat ini pelonggaran pembatasan sosial berskala besar masih sangat berisiko menimbulkan makin melonjaknya jumlah kasus baru. Terlebih lagi menciptakan tindakan pencegahan infeksi itu masih sulit dilakukan ke anak-anak,” ujar Aman.

Aman menganjurkan agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik secara dalam jaringan maupun luar jaringan.

Serta meminta sekolah tidak dibuka setidaknya sampai bulan Desember 2020. Untuk kegiatan belajar dapat dipertimbangkan jika jumlah kasus COVID-19 telah menurun.

“Kami menganjurkan agar kegiatan belajar tetap melalui skema jarak jauh. Dengan mempertimbangkan antisipasi lonjakan kasus kedua sebaiknya sekolah tidak dibuka setidaknya sampai bulan Desember 2020.

Pembukaan kembali sekolah-sekolah dapat dipertimbangkan jika jumlah Covid-19 sudah menurun,” papar dia.

Sementara itu, untuk keperluan ekstrapolasi data secara akurat IDAI menyarankan agar pemerintah dan pihak swasta melakukan pemeriksaan rt-PCR secara masif (30 kali lipat dari jumlah kasus konfirmasi COVID-19) termasuk juga pada kelompok usia anak.

IDAI juga akan terus melakukan pemantauan situasi langsung melalui cabang-cabang IDAI dan akan terus melakukan kajian dan memberikan rekomendasi sesuai perkembangan situasi terkini. []

(Sumber | CNBCINDONESIA.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed