oleh

Bayi 1 Tahun di Aceh Besar Positif Corona

Banda Aceh-Kasus konfirmasi positif infeksi virus corona, penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Aceh masih terus bertambah.

Bayangkan, bertambahnya 13 orang positif pada Kamis (25/06/2020) kemarin, ternyata belum berakhir. Lihat saja, hingga hari ini Jum’at (26/06/2020) Pukul 15.00 WIB, kasus terkonfirmasi positif bertambah sebanyak tiga orang lagi.

Ketiga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Aceh meliputi, NA (16) Perempuan (Kota Sabang), MZ (1) Laki-Laki (Aceh Besar) dan B (51) Perempuan (Kota Banda Aceh).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengaku belum memiliki informasi rinci tentang riwayat terpaparnya tiga orang tersebut dengan virus corona.

“Saya hanya mendapat data inisial, umur, dan kabupaten/kota domisilinya saja,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan akumulasi kasus COVID-19 di Aceh berdasarkan laporan Gugus Tugas Kabupaten/Kota se-Aceh.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini sebanyak 2.260 orang. Ada penambahan ODP baru sebanyak 7 orang dibandingkan data kumulatif kemarin, yang sebanyak 2.253 orang.

“ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas COVID-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 44 orang. Sedangkan sebanyak 2.216 orang sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” jelasnya menyebutkan.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya, sebanyak 119 kasus. PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 Kabupaten/Kota saat ini, sebanyak 3 orang. PDP di Aceh yang sudah sembuh sebanyak 115 orang. PDP yang meninggal dunia hanya 1 orang. PDP itu meninggal pada 26 Maret 2020.

Sedangkan jumlah orang yang Positif COVID-19 hingga saat ini sudah mencapai 69 orang termasuk seorang bayi. Pasien COVID-19 yang sedang dirawat sebanyak 47 orang, sudah sembuh 20 orang, dan 2 orang meninggal dunia.

“Kita mesti lebih awas lagi menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga tetangga kita. Sebaiknya kita saling bersilaturahmi dengan alat komunikasi untuk sementara ini,” kata Saifullah. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed