oleh

BPJAMSOSTEK Sosialisasi Kenaikan Manfaat di Aceh

banner 728x90

Laporan | Hendra Sukmana

Banda Aceh-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJAMSOSTEK) Cabang Banda Aceh, menggelar sosialisasi kenaikan manfaat program jaminan sosial tenaga kerja bersama wartawan Indonesia (PWI) Aceh, di Aula Sekretariat, PWI Aceh , Rabu, 11/3/2020.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh Awalul Rizal, dan Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman, pejabat dilingkungan BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh, dan unsur pengurus PWI Aceh serta sejumlah pekerja Pers.

Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman mengatakan pihaknya mengaku siap dan mendukung kegiatan yang digelar oleh pihak BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh ini, sekaligus membuka silaturahmi dan hubungan kemitraan yang baik bersama Media Pers.

“Kita mendukung dan sangat siap dengan kegiatan seperti ini. Dan kami bisa membantu masyarakat dalam memberikan informasi yang benar bukan hoax,” ujar Tarmilin.

PWI Aceh berharap terhadap segala program yang akan disampaikan oleh BPJAMSOSTEK kepada masyarakat tersampaikan dengan benar, baik yang sudah dijalankan maupun yang baru dan akan dijalankan.

Ia juga mengatakan kepada perusahaan pers dalam menjalankan aktifitasnya harus berbadan hukum dan berjamsostek.

Tarmilin menambahkan, saat ini banyak perusahaan pers yang memperkerjakan para wartawannya tanpa ada Jamsostek. Untuk itu ia berharap perusahaan pers wajib menyediakan Jamsostek bagi para wartawannya.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh Awalul Rizal, mengatakan sejak terbitnya UU NO. 24/2011 ini, BPJAMSOSTEK menjadi Badan Pemerintahan bukan lagi non Pemerintah.

Ada 4 program BPJAMSOSTEK, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua, Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) serta Jaminan Kematian (JK). Saat ini, BPJAMSOSTEK juga akan menjalankan program pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

“Ini sedang menunggu regulasi turunan UU tersebut sebagai dasar teknis pelaksanaan peralihan program dari pelaksana sebelumnya, PT Taspen (Persero). Insya Allah dalam waktu dekat akan dilaksanakan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh ini, para pekerja wajib diberikan perlindungan dan dimasukkan dalam Jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sedangkan iuaran tergantung dari besaran pendapatan dari ketenagakerjaan itu sendiri. Saat ini ada 239 ribu lebih tenaga kerja di Aceh yang belum terlindungi. Dan ini wajib kita melindungi sehingga menghindari tingkat kemiskinan bagi masyarakat. Dan pemerintah mencegah hal kemiskinan tersebut,” jelasnya.

Dukungan Plt Gubernur
Sementara itu kata Awalul, Gubernur Aceh sangat mendukung program BPJAMSOSTEK. “Dan Insyallah dengan keluarnya peraturan Gubenur Aceh nantinya bisa membantu dalam pelaksanaan program BPJAMSOSTEK. Intinya, sebut Awalul Rijal, gambaran BPJamsostek terkini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dengan segala programnya,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh turut menyerahkan klaim santunan kepada dua alih waris peserta BPJAMSOSTEK secara simbolis kepada Kartina dan Dahliar. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed