oleh

Bukan Main! Komisi I DPRK Aceh Tamiang Terus Pantau Pembelajaran Tatap Muka

Aceh Tamiang-Perhatian Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, benar-benar harus diapresiasi terhadap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di daerah itu.

Sejak hari pertama digelar pada Senin, (04/01/2021) kemarin, wakil rakyat di sana terus memantau kelangsungan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah satuan pendidikan SD hingga SMP.

Pemantauan ini dalam rangka mendukungan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021.

Adalah Muhammad Irwan, Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang. Ia bersama Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, Wakil Ketua Komisi I, Maulizar Zikri serta Sekretaris Komisi I, Syamsul Bahri, yang memantau kegiatan Pembelajaran Tatap Muka.

Adapun sekolah yang disambangi wakil rakyat itu, SD Negeri I Tamiang Hulu. Bersama rombongan DPRK juga hadir Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Bambang Supriyanto.

Kedatangan rombongan disambut Kepala SD Negeri I Tamiang Hulu, Alwiyadi, S.Pd dan dolanjutkan peninjauan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah tersebut.

Ada suasana terharu pada pemantauan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri I Tamiang Hulu ini. Kala itu, Ketua Komisi I, Muhammad Irwan, melakukan dialog singkat dengan salah seorang siswa, yang mengikuti proses Pembelajaran Tatap Muka. “Senang sudah sekolah lagi,?” tanya Muhammad Irwan.

Siswa ini pun menjawab apa adanya. “Senang sekali Pak, bisa belajar lagi di sekolah dengan guru dan bisa berkumpul dengan temen-temen,” jawab Putri Sari Nova Kelas V B, siswa SD Negeri I Tamiang Hulu.

Raut wajah  Putri Sari Nova terlihat jelas akan keceriaannya dapat bersekolah lagi.

Muhammad Irwan menyampaikan kepada para dewan guru, bahwa keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka yang  dilakukan ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita menghimbau agar semua pihak dapat berperan serta, baik pendidikan, peserta didik serta orang tua wali dan lingkungan sekolah agar senantiasa menerapkan Protkes,” pintanya sembari menyarankan agar para orang tua yang anyar anak-anaknya ke sekolah dapat menggunakan masker.

Segendang sepenarian, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, juga mengatakan bahwa keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka ini harus bersama+sama untuk memantaunya.

Karena menurutnya dengan ketika kita tidak peduli dengan berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka ini juga akan berdampak pada para anak – anak kita sendiri.

“Semua punya peran untuk menyukseskan Pembelajaran Tatap Muka ini. Dan ini harus kita ambil peran kita,” sebut Fadlon.

Kepala Sekolah SD Negeri I Tamiang Hulu, Alwiyadi, S. Pd menjelaskan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka yang dilakukan pihak sebanyak dua shift.

“Setiap kelas dibagi atas dua shif. Hari ini merupakan shif kedua. Alhamdulillah semua siswa setelah shif kedua berjalan dapat diketahui semua mengikuti proses Pembelajaran Tatap Muka,” jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut berjumlah 334 siswa yang terdiri dari 13 rombel.

Sebagaimana diketahui, SD Negeri I Tamiang Hulu, sebelum terjadinya Pandemi COVID-19 sudah menjalankan Program Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).

Ketersediaan tempat mencuci tangan sudah ada di depan masing-masing kelas dan terlihat merupakan wadah yang sudah lama. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed