oleh

Cegah Corona, Penyaluran BLT Kampung Marlempang Wajib Gunakan Masker

Aceh Tamiang-Pencegahan penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), terus dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang. Penerapan Protokol Kesehatan (Protkes) tidak ada nilai tawar-menawar dan wajib dilaksanakan disemua lapisan masyarakat dalam melakukan aktivitas.

Tidak terkecuali saat berbahagia ketika mendapatkan bantuan, dan proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2020–pun harus menerapkan Protokol Kesehatan misalnya seperti yang dilakukan di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang saat pembagian BLT.

“Bagi Kepala Keluarga sebagai penerima BLT wajib menggunakan masker,” sebut Datok Penghulu Kampung Marlempang Kecamatan Bendahara, Rudianto kepada PENAPOST.ID, Senin 30 November 2020 di kantornya.

Ia menyebutkan BLT Dana Desa itu disalurkan kepada 126 Kepala Keluarga (KK) warga yang terdampak COVID-19, dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes).

Menurutnya, penyaluran BLT Dana Desa tersebut berlangsung Minggu 29 November 2020 di Kantor Datok Marlempang.

“Bantuan ini disalurkan mengacu Permendes Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) No 14 Tahun 2020 tentang perubahan ke 3 Permendes PDTT No.11 tahun 2019 tentang Perioritas pengunaan Dana Desa Tahun 2020,” jelasnya.

Rudianto menjelaskan penyaluran BLT tahap selanjutnya merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 156/PMK.07/ 2020 dengan nilai besaran sebesar Rp. 300.000 perbulan untuk setiap KK selama 4 bulan yaitu, Juli, Agustus, September dan Oktober  2020 dengan total per KK menerima Rp. 1.200.000,-

Rudianto menambahkan penyaluran BLT Dana Desa yang Ia lakukan tersebut merupakan amanah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 156/PMK.07/ 2020.

“Alhamdulillah kita sudah jalankan amanah tersebut. BLT Dana Desa sudah kita salurkan kepada 126 Kepala Keluarga,” sebut Rudianto.

Rudianto juga berharap kepada masyarakat penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut agar dipergunakan sebaik-baiknya.

“Bantuan yang diberikan oleh pemerintah wajib kita syukuri dan kita pergunakan sebaik-baiknya, inilah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat dalam mengatasi kesulitan rakyat dimasa pandemi COVID-19 ini.” tegasnya.

Kemudian pada penyaluran BLT tersebut tetap mengutamakan Protokol Kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun.

Menurutnya dalam pembagian BLT turut dihadiri MDSK, seluruh perangkat kampung, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa serta Pendamping Lokal Desa (PLD).

Rudianto menyebutkan pihaknya sebagai Datok Penghulu sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang telah menerbitkan Peraturan Bupati Aceh Tamiang nomor 30 Tahun 2020 tentang peningkatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Aceh Tamiang dan Instruksi Bupati Aceh Tamiang Nomor 5245 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Selama Pandemi COVID-19.

“Kita dukung penuh langkah – langkah yang diambil oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Dan kita mengajak masyarakat agar dapat mematuhi apa yang telah ditetapkan. Mulai lah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M) dan meningkatkan imunitas tubuh, agar penyebaran COVID-19 ini cepat segera berakhir,” harapnya.

Kemudian dirinya menghimbau kepada seluruh warga Kampung Marlempang untuk terus meningkatkan kedisiplinan menjalankan Protokol Kesehatan demi tetap terhindari dari penularan virus Corona.

“Penerapan protokol kesehatan ini tetap kita lakukan setiap saat, Terlebih apabila keluar dari rumah maka kita harus disiplin memakai masker dan rajin mencuci tangan serta anjuran-anjuran lainnya terkait upaya memutuskan mata ranatai virus corona itu,” katanya. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed