oleh

Dana Refocusing APBA untuk Pemkab Aceh Tamiang Rp.15 Miliar

Aceh Tamiang-Dana refocusing yang bersumber dari APBA Tahun 2020 untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang senilai Rp.15 Miliar. Pengalokasian dana refocusing sehubungan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tang­gal 11 Maret 2020 seiring penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang sudah menjadi pandemi.

Anggaran ini ditempatkan di 11 Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) meliputi RSUD, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PUPR, Dinas Koperindag, Dinas PMPPKBKS, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan dan Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan.

Rincian dana recofusing setiap SKPK tersebut masing masing untuk RSUD Aceh Tamiang senilai Rp 2,7 M yang digunakan untuk penyedian makanan dan minuman, penyedian barang dan jasa operasional kantor, pengadaan alat dan perlengkapan kesehatan dan pengadaan peralatan rumah tangga rumah sakit dan dapur, ruang pasien, loundry, ruang tamu dan lain-lain.

Kemudian, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang sebesar Rp 4,3 miliar dengan penggunaan untuk penanggulangan Covid-19, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebesar Rp 3,6 miliar digunakan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 pada Pos Perbatasan Aceh-Sumatera Utara serta sosialisasi COVID-19.

Sedangkan Dinas PUPR Aceh Tamiang juga mendapat kucuran senilai Rp 667 juta di peruntukkan guna rehab jaringan irigasi, rawa dan jaraingan pengairan lainnya.

Dinas Koperindag Aceh Tamiang menerima sebesar Rp 544 juta yang digunakan untuk pemberdayaan rumah tangga dan kerajinan dibidang pangan, kemudian Dinas PMPPKBKS Aceh Tamiang mendapat senilai Rp 850 juta dengan rincian kegiatan yakni untuk pembinaan Asman Toga dan kesehatan tradisional.

Berikutnya, pemamfaatan lahan perkarangan dengan tabulapot dan tabulakar binaan PKK, pencanangan gerakan mandiri pangan Kabupaten Aceh Tamiang, peningkatan asupan gizi anak melalui posyandu, pemberian sembako bagi kelompok UPPKS ( Usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera).

Selanjutnya, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Tamiang mendapat kucuran dana tersebut senilai Rp 100 juta yang digunakan untuk kegiatan, pengadaan dan peralatan serta bahan jahit menjahit bagi kelompok usaha mandiri peserta pelatihan kegiatan skill devolopment centre (SDC). Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang sebesar 1,4 miliar untuk kegiatan penyediaan sarana produksi pertanian / perkebunan dan pengadaan bibit unggas/bibit ternak lainnya.

Sedangkan Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang menerima kucuran senilai Rp 690 juta untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam penganekaraman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal (P2L) serta kegiatan pengelolaan pembudiyaan ikan.

Kepala Badan Pengeloan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tamiang melalui Kabid Perbendaharaan, Indra Bakti yang dikonfirmasi terkait dana tersebut kepada PENAPOST.ID, Senin 9 November 2020 membenarkan dan memastikan dana penanganan Covid 19 senilai Rp 15 milliar yang bersumber dari bantuan keuangan khusus provinsi Aceh tahun 2020 telah masuk ke Kas daerah pada Oktober lalu.

Indra Bakti menyampaikan, dana ini nantinya digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang dengan mekanisme tender maupun pengelolaan swakelola.

“Penyaluran dana ini sesuai Peraturan Gubernur Aceh Nomor 40 tahun 2020 tentang penetapan penyaluran belanja bantaun keuangan bersifat khusus kepada pemerintah kabupaten dan kota,” demikian jelas Indra.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis ketika di konfirmasi membenarkan, bahwa pihaknya menerima kucuran dana penanganan dan pencegahan COVID-19 dari APBA tahun 2020. Dari Rp4 miliar lebih itu, saat ini terealisasikan sebesar Rp.1,4 miliar. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed