oleh

Dana Rumah Aspirasi Disalurkan via Rekening Anggota DPR

banner 728x90

DEWAN Perwakilan Rakyat dimiminta untuk menjelaskan urgensi penambahan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk staf ahli dan pembangunan rumah aspirasi di setiap daerah pemilihan (dapil).

“Selama masalah itu tidak dijelaskan secara terbuka, publik akan terus mempertanyakannya,” ujar Koordinator Forum Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang di Jakarta, kemarin.

Dalam rapat kerja pembahasan RAPBN-P 2015, disepakati DPR mendapatkan tambahan anggaran Rp1,635 triliun. Dari jumlah itu, Rp1 triliun untuk membiayai tambahan dua tenaga ahli bagi setiap anggota DPR yang akan ditempatkan di dapil. Sementara itu, Rp635 miliar untuk biaya kesekretariatan DPR.

Selama ini, ujar Salang, DPR dikritik karena kinerja yang masih buruk. Untuk itu, DPR harus bisa meyakinkan tambahan dana tersebut memiliki korelasi untuk memperbaiki kinerja di masa depan.

Selain itu, ia menyarankan agar anggota DPR jangan asal menerima anggaran yang diajukan Setjen DPR. “DPR harus mempertanyakan konsep di balik anggaran itu, karena yang dipersoalkan nanti bukan Setjen, melainkan kinerja anggota DPR,” ucap Salang.

Sementara itu, anggota Banggar dari F-NasDem Johnny G Plate mengatakan UU MD3 mensyaratkan adanya tenaga ahli untuk membantu anggota DPR dalam menjaring aspirasi di dapil. “Ini disyaratkan dalam UU, maka harus ada da-nanya. Ini untuk menjalankan fungsi keempat DPR. Selain fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan, ada juga fungsi representasi. Untuk itu, perlu ada tenaga ahli dan rumah aspirasi,” jelasnya.

Anggota BURT Irma Suryani mengatakan anggaran Rp1 triliun itu akan dipakai untuk gaji dua tenaga ahli dan pembangunan 560 rumah aspirasi. Setiap tenaga ahli, kata dia, akan digaji sekitar Rp7,5 juta per bulan. “Gaji itu langsung masuk ke rekening tenaga ahli, sedangkan dana untuk rumah aspirasi masuk melalui reke-ning anggota DPR,” jelasnya. []

(Sumber | MEDIAINDONESIA.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed