oleh

Dewan Datang, Wadir Meradang

banner 728x90

Laporan | Azhar Sigege

Meulaboh-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Barat, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD-CND) Meulaboh, Selasa (03/03/2020). Namun, kedatangan Wakil rakyat tersebut disinyalir tidak disambut baik manajemen Rumah Sakit berplat merah itu yang beberapa waktu lalu telah turun Tipe.

Kedatangan wakil rakyat ke RSUD-CND Meulaboh mendapat pelayanan tidak menyenangkan. Wakil Direktur Rumah Sakit tersebut berinisial PUT, diduga mengamuk saat mengetahui kedatangan beberapa Anggota DPRK Aceh Barat ke Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit itu.

Anggota DPRK Aceh yang melakukan kunjungan ke RSUD-CND Meulaboh antara lain Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, SE, Ketua Komisi IV yang membidangi Kesehatan, Ahmad Yani serta dua anggota DPRK lainnya.

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, SE, mengatakan bahwa kedatangan pihaknya ke RSUD-CND Meulaboh terkait mogok kerja Tenaga Harian Lepas (THL) di rumah sakit tersebut. Inipun karena diduga belum di bayar gaji lebih dari dua bulan, sehingga berdampak pada pelayanan rumah sakit.

Saat anggota DPRK dan sejumlah wartawan sedang berada di ruang IGD, tiba-tiba seorang perempuan berinisial PUT datang dan mempertanyakan izin pengambilan foto.

“Dari mana ini, izin sama siapa foto-foto disini, ini rumah saya, saya sangat tersinggung,” ucapnya dengan nada tinggi.

Meski pihak DPRK telah menjelaskan tentang undang-undang dalam pekerjaan mereka, namun perempuan tersebut yang mengaku pemimpin disana tetap bersikeras melarang mendokumentasi di ruangan itu.

Suasana sempat memanas antara DPRK dan petugas tersebut, namun untuk menghindari hal yang tak diinginkan DPRK mengajak diskusi bersama dengan Direktur Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien, Meulaboh.

Paska kejadian tersebut, Direktur Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh, dokter Furqansyah, meminta maaf kepada pihak DPRK maupun Wartawan.

“Atasnama pimpinan saya meminta maaf atas kejadian tersebut, ibu itu Wakil Direktur disini, beliau orang ke tiga yang baru dilantik, jadi sekali lagi saya minta maaf,” kata Furqan.

Atas insiden tersebut, Ramli, SE mensesalkan sikap Wadir RSU CND. namun pihak DPRK telah memaafkan, dan diharapkan ke depan tidak terulang lagi hal seperti itu.

Sebagaimana diketahui, pihak managemen Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh, hingga saat ini disinyalir belum membayar gaji Tenaga Harian Lepas yang bekerja di sejumlah bidang rumah sakit itu lebih dari dua bulan.

Sehingga mereka mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat dan akhirnya anggota DPRK mengunjungi rumah sakit guna mengetahui tentang kebenaran hal itu. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed