oleh

Diancam Dibunuh Wakilnya Soal Proyek, Ini Penjelasan Bupati Aceh Tengah

Takengon-Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menjelaskan, saat dirinya menggelar rapat terkait bencana banjir dan warbah Covid-19, dengan sejumlah kedinasan, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus tiba-tiba masuk dan mencaci maki dirinya.

“Saya tidak tahu kenapa, saat kami sedang rapat membahas masalah bencana banjir bandang dan Covid-19, tiba-tiba saudara Firdaus datang dan berteriak dengan kata-kata tidak pantas,” kata Shabela saat dihubungi, Kamis (14/5/2020).

Tak hanya itu, dirinya juga diancam akan dibunuh bersama keluarganya oleh wakilnya tersebut.

Bupati Shabela mengakui, saat itu Wabup Firdaus sempat menyinggung masalah proyek.

Namun, dirinya tidak paham proyek apa dan mengapa hal itu memicu kemarahan rekannya tersebut.

“Dia bicara tentang proyek yang saya tidak mengerti, karena kami sedang bicara penanganan Covid-19 dan banjir bandang,” ucap Shabela yang tengah menggelar rapat dengan sejumlah kedinasan.

Selain itu, Wabup Firdaus juga sempat mengeluarkan kata-kata tak pantas di ruangan rapat tersebut.

Bupati Shabela mengatakan, saat itu dirinya nyaris terlibat baku hantam dengan wakilnya sendiri.

“Siapa yang terima ada yang datang tidak sopan. Memaki-maki dan mengancam bunuh?” kata Shabela.

Bupati Shabela berencana akan melaporkan wakilnya itu ke polisi. []

(Sumber | KOMPAS.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed