oleh

Empat Daerah di Aceh Kembali Zona Kuning COVID-19, Pasien Sembuh Bertambah Lagi

Banda Aceh-Empat daerah kabupaten di Aceh kembali menjadi zona kuning, atau zona risiko rendah peningkatan kasus Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Sementara, pasien sembuh bertambah lagi 24 orang, dan tidak ada korban meninggal dunia.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangannya, Selasa, (05/01/2021), menyebutkan, empat daerah yang zona kuning tersebut meliputi Aceh Barat Daya, Bireuen, Aceh Timur, dan Aceh Tenggara.

Hal itu disampaikan Saifullah sesuai hasil analisis data per 3 Januari 2021 oleh Satgas Penanganan COVID-19 Nasional. “Kita mengucapkan selamat kepada Kabupaten Aceh Barat Daya yang kukuh mempertahankan statusnya sebagai zona risiko rendah peningkatan kasus COVID-19 dalam beberapa minggu terakhir,” ujarnya.

Ia mengatakan, Kabupaten Bireuen, Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Tenggara, sempat terjatuh ke zona oranye berdasarkan hasil analisis data per 27 Desember 2020, setelah mendapat status zona kuning pada analisis data per 20 Desember 2020.

“Kita berharap ketiga kabupaten tersebut bisa naik ke zona hijau pada pekan depan bersama juara bertahan, Aceh Barat Daya. Kita juga mendorong 19 kabupaten/kota lainnya yang masih zona oranye untuk memperbaiki kondisi pandemi COVID-19 di daerahnya. Zona oranye bukan zona aman karena masih kategori risiko sedang penularan virus corona,” katanya lagi.

Dikatakan, Pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat harus bersinergi dan berkolaborasi dalam peperangan melawan pandemi COVID-19. Tim Satgas melakukan testing, tracing, dan treatmen, untuk menemukan dan merawat penduduk yang terinfeksi virus corona. Sementara masyarakat mengikuti anjuran dan menjalankan protokol kesehatan dalam segala aspek kehidupannya sehari-hari.

“Tanpa kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan segenap lapisan masyarakat, kita akan kalah melawan makhluk yang tidak kasat mata, virus corona itu,” ujar Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh itu.

Kasus Kumulatif

Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani.

Ia juga melaporkan kasus kumulatif COVID-19, sejak kasus pertama diumumkan, 27 Maret 2020 silam. Jumlah akumulatif kasus COVID-19 Aceh sudah mencapai 8.776 orang. Penderita yang dirawat saat ini 794 orang, sudah sembuh sebanyak 7.627 orang, dan 355 orang meninggal dunia.

Penderita COVID-19 yang dilaporkan sembuh bertambah lagi sebanyak 24 orang, masing-masing warga Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 19 orang dan warga Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak lima orang.

Menurutnya, hasil pemeriksaan swab dengan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) ditemukan delapan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19, yakni warga Kota Banda Aceh sebanyak empat orang, dan warga Kota Lhokseumawe sebanyak empat orang juga.

“Kita terus bersyukur kepada Allah SWT karena tidak ada penderita Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir,” katanya.

Ia menambahkan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat ini sebanyak 626 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 20 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 550 sudah selesai isolasi, dan 56 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 6.050 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.948 orang sudah selesai masa isolasi, 1.048 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 54 orang isolasi di rumah sakit. []

(Editor     | Muhammad Zairin)
(Laporan | Muhammad Zairin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed