oleh

‘GAMPANG’ Hasilkan Pangan Berkualitas di Tengah Pandemi

Aceh Tamiang-Penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang telah ikut memporak-porandakan berbagai sektor, termasuk pangan.

Bupati Aceh Tamiang H Mursil, SH, M.Kn, melalui Asisten Administrasi Umum, Ir. Adi Dharma, mengatakan, kemandirian pangan tidak hanya diupayakan dari lapangan atau lahan pertanian saja, namun bisa juga dari pemanfaatan lahan perkarangan.

Hal itu disampaikan pada pembukaan Gerakan Mandiri Pangan (GAMPANG), yang berlangsung di halaman Kantor TP-PKK Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, (08/12/2020).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Tamiang Dr. Rita Syntia, ST, MM, yang dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes) 3M.

GAMPANG bagi kaum perempuan dengan memanfaatkan lahan perkarangan  rumah dengan tujuan menghasilkan pangan yang berkualitas di tengah pandemi COVID-19.

“Gerakan Mandiri Pangan, merupakan program nasional yang didengungkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian RI. Program ini sudah ada sejak beberapa waktu lalu, dengan maksud menggerakkan kaum hawa untuk ikut berkontribusi dan mengkampayekannya,” kata Adi Dharma.

Ia menjelaskan, pencanangan GAMPANG ini harus dipenuhi dan dicapai semaksimal mungkin. Terlebih, Pandemi COVID-19 membuat sebahagian wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami krisis pangan.

Sehingga, Program ini dirasa sangat tepat membantu masyarakat dalam mengatasi krisis pangan dengan memberdayakan pemanfaatan lahan perkarangan rumah menjadi lahan pangan yang bisa mencukupi kebutuhan dan kecukupan gizi keluarga.

“Bapak Bupati Aceh Tamiang mengharapkan pencanangan GAMPANG, kiranya dapat mendorong dan memotivasi masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga dengan membudayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut, para pengurus TP-PKK Kabupaten, Aceh Tamiang, dan Kecamatan, serta sejumlah tokoh wanita, unsur Kejaksaan, perwakilan dari Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan, Perwakilan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Perwakilan Dinas PMKPP dan KB, Perwakilan dari Dinas Kesehatan. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed