oleh

GARANG Desak Pemerintah Pasang Stiker ‘Mobil Ini Dibeli dengan Uang Rakyat’ di Mobil Dinas

Aceh Tamiang-Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan diri tergabung dalam Gerakan Aksi Pemuda Masyarakat Peduli Aceh Tamiang (GARANG), mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Kamis (10/09/2020).

Kedatangan puluhan massa ke gedung wakil rakyat itu diterima Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto didampingi Kabag Hukum dan Persidangan, Rahimuddin Amin. Mereka (GARANG) dalam aksi damai mendesak Pemerintah setempat untuk memasang stiker terhadap kenderaan (mobil) dinas.

Koordinator Lapangan GARANG, Chaidir Azhar, menyampaikan bahwa masih banyak mobil-mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diduga disalahgunakan pemakaiannya.

“Mobil dinas yang dibeli dengan uang rakyat dibawa untuk kepentingan keluarga di hampir setiap pekan dan parkir ditempat-tempat wisata,” tegas Chaidir dalam orasinya itu.

Untuk itu, kata dia, pihaknya meminta kepada Bupati Aceh Tamiang untuk dapat menertibkan pemakaian mobil dinas agar tidak disalahgunakan dan meminta kepada Bupati Aceh Tamiang agar segera memasang stiker dengan tulisan ‘Mobil Ini Dibeli Dengan Uang Rakyat’

Usai menyampaikan orasinya, Chaidir membaca petisi sebagai tuntutan para mahasiswa yang tergabung dalam GARANG. Petisi tersebut menyatakan sikap dan tuntutan mereka kepada Bupati Aceh Tamiang untuk mengintruksikan kepada seluruh instansi agar memasang stiker seluruh mobil dinas yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Kemudian memberikan sanksi terhadap instansi yang mencopot sticker setelah pemasangan,” katanya lagi.

Chaidir meminta Bupati Aceh Tamiang mengeluarkan surat edaran bahwa tidak dibenarkan menggunakan mobil dinas diluar jarm kerja/dihari libur untuk kepentingan pribadi terkecuali ada kepentingan yang sangat mendesak.

Mengganti plat merah ke plat hitam, memberikan sanksi tegas kepada oknum yang melanggarnya, jika kedapatan mobil dinas plat merah digunakan untuk kepentingan pribadi diluar jam dinas, baik digunakan didaerah ataupun diluar daerah maka mobil tersebut ditahan selama satu bulan.

Ia juga menegaskan apabila tuntutan ini tidak di indahkan, maka mereka akan terus melakukan aksi dengan masa yang akan terus bertambah lebih banyak serta memberhentikan mobil dinas yang tidak menggunakan stiker yang telah di sepakati. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed