oleh

HIPO Targetkan Peningkatan Ekonomi dan Pengembangan UMKM di Aceh

Banda Aceh-Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) Dewan Pimpinan Daerah (DPD), menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) perdana untuk Wilayah Provinsi Aceh.

Rakorda tersebut berlangsung Sabtu, (08/02/2020), di Lampineung Cafee 3 In One, Simpang BPKP Lambhuk, Kota Banda Aceh.

Rakorda perdana ini dihadiri oleh Pengurus DPD Hipo Aceh, ITKI dan Ketua serta Anggota Hipo dari 11 DPC dari Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Aceh.

Sekjen DPD Hipo Aceh, Syamsul Kamal mengatakan Rakorda ini dilaksanakan sebagai ajang silaturrahmi pengurus DPD dan DPC Himpunan Pengusaha Online Internasional yang sudah berkiprah hampir 1 tahun di Aceh dan sudah melahirkan anggota sebanyak 3.500 orang di seluruh Aceh.

“Rakorda ini pertama sekali untuk mempererat silaturrahmi antar anggota Hipo dan menyusun sejumlah agenda yang akan dijalankan kedepan,” kata Samsul Kamal.

Secara legalitas, lanjut Kamal, organisasi HIPO adalah organisasi Nasional yang memiliki struktural dari tingkat pusat (Nasional) hingga ke level desa/gampong.

Untuk Nasional diistilahkan dengan Dewan Perwakilan Pusat (DPP), selanjutnya di Provinsi disebut dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di tingkat Kabupaten diistilahkan dengan Dewan Perwakilan Cabang (DPC).

Ditingkat Kecamatan diistilahkan dengan Dewan Perwakilan Kecamatan (DPAC) dan yang terakhir untuk tingkat desa/gampong diistilahkan dengan Dewan Perwakilan Ranting (DPRt).

“Tujuannya adalah untuk memperbesar “big data,” karena HIPO adalah ORMAS yang memiliki aplikasi dengan target bisa UNICON dan memberikan kesejahteraan bagi anggota dan UMKM di seluruh Indonesia sebagai gerbang digital marketing bagi produk UMKM.

Dijelaskan, Hipo adalah organisasi yang lebih menitikberatkan aktivitasnya pada ekonomi, artinya, Hipo ini adalah gerbang mewujudkan peningkatan ekonomi rakyat.

Ketua Hipo Aceh Nazarudin pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, kehadiran HIPO sebagai katalisator, bersinergi dengan berbagai ORMAS lainnya dalam rangka menciptakan kesejahteraan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan dengan 5 pilar di era 4.0 dalam rangka memperkuat ekonomi kerakyatan, mewujudkan ekspor, khususnya pada produk-produk unggulan yang ada disetiap daerah.

“Salah satu tujuan dari Hipo ini mendong kemakmuran bagi rakyat dan mengembangkan usaha usaha rakyat, baik ditingkat lokal, nasional bahkan internasional,” demikian ujar Nazaruddin.

Adapun DPC yang hadir dalam Rakerda tersebut adalah DPC Sabang, Koetaraja, Aceh Besar, Pidie, Aceh Barat, Langsa, Aceh Timur, Aceh Selatan, dan Aceh Utara dan Aceh Besar, sisanya dalam proses penyelesaian Administrasi. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed