oleh

Isnu Kembara, Sosok Wartawan dan Seniman Itu Telah Tiada…

Laporan | Azhar Sigege

Meulaboh-Innalilahi Wa Innailaihi Raji’un. Kabar duka menyelimuti rekan seprofesi pemilik nama lengkap Iskandar Nusa ben Nyak Ubat (80) atau yang akarap disapa Isnu Kembara.

Semasa hidupnya, Isnu Kembara berprofesi sebagai wartawan dan seniman sastra di Bumi Teuku Umar, Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Kini atau pada Kamis (19/03/2020), sekira pukul 12.30 WIB, ia telah tiada.

Mendiang berdomisili di Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Ia meninggal dunia diduga akibat mengalami sakit jantung dan lambung. Jenazah dimakamkan di Desa Suak Ribee.

Sosok Isnu Kembara memang tidak asing, khususnya kalangan Wartawan di Kabupaten Aceh Barat. Karya-karyanya semasa hidup begitu dikenang. Sajak-sajak karya seniman sastra yang satu ini mengisi jagat maya daring.

Keluarga sudah berusaha mengobati Isnu Kembara ke Rumah Sakit Umum Daerah-Cut Nyak Dhien (RSUD-CND), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dan Rumah Sakit Swasta di sana. Namun, Allah SWT berkehendak lain, kondisi mendiang sejak satu bulan terakhir semakin memburuk hingga nyawa tak tertolong lagi.

Ramah, begitu Isnu Kembara dikenal kalangan pekerja Pers maupun warga di Kota Meulaboh hingga ia sangat dihormati.

Usia yang senja, tidak membuat mendiang Isnu Kembara melepas profesi Jurnalis maupun seniman sastra. Ia terus berusaha melahirkan karya-karyanya.

Sebagai contoh, mendiang Isnu Kembara sempat tampil pada peringatan Hari Pers Nasional tahun 2017 lalu dengan judul “Wartawan harus bersatu”.

Nah, kepergian Isnu Kembara membuat Jurnalis dan seniman di Kota Meulaboh merasa kehilangan. Kabar duka ini Jurnalis di Aceh Barat kehilangan sosok Isnu Kembara.

Di berbagai jejaring media sosial, ucapan belasungkawa silih berganti datang. Kalangan Jurnalis, misalnya. Mereka melayat ke rumah duka di desa Suak Ribee, Aceh Barat. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed