oleh

Jangan Macam-Macam, PPDB Tahun 2020 Tidak Dipungut Biaya

Banda Aceh-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK dan SLB Tahun Pelajaran 2020/2021 di Provinsi Aceh akan segera digelar yaitu sejak 2 hingga 9 Juni mendatang.

Dinahkodai H. Rachmat Fitri HD, SKPA yang membidangi pendidikan ini mewarning panitia pelaksana agar dapat menerapkan prinsip obyektivitas, transparansi, akuntabilitas, kompetitif, dan tidak diskriminatif dalam proses PPDB ini.

“Sehingga dapat memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat yang diayani.Seluruh proses pelaksanaan seleksi PPDB baik secara offline dan online tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun, karena seluruh biaya operasional telah dibiayai melalui Dana BOS,” ujar Haji Nanda===sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini, Kamis (28/05/2020), di Banda Aceh.

Bukan hanya itu, Ia juga mengingatkan agar jumlah peserta yang diterima, tetap memperioritaskan kepada masyarakat dalam zonasi Sekolah dengan jumlah yang diterima minimal 50%, jalur afirmasi maksimal 15%, perpindahan orang tua maksimal 5 %.

“Kemudian dapat juga melalui jalur prestasi dapat diisi sejumlah sisa dari kuota yang tersedia (maksimum 30%),” sebutnya merincikan.

Ia mengharapkan akan meningkatnya partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam zona sekolah masing-masing sebagai kekuatan yang kita perlukan untuk mendorong implementasi otonomi sekolah sesuai dengan konsep Merdeka Belajar dimasa mendatang.

“Nah, bagi yang memenuhi persyaratan dan diterima sebagai Peserta Didik Baru akan diberi kesempatan untuk melakukan pendaftaran ulang pada 11 sampai dengan 16 Juni 2020,” katanya lagi.

Ia menjelaskan, segala tatacara dan pedoman PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021 secara lengkap telah diatur dalam Pergub Aceh No. 28 Tahun 2020 dan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Aceh No. 800/A.3/585/2020.

“Daftar zonasi SMA dapat diakses pada LINK; https://disdik.acehprov.go.id.
Sementara itu, untuk Sekolah berasrama, SMK dan SLB tidak diberlakukan konsep zonasi dalam penerimaan peserta didik baru.,” ujar Rachmat Fitri mengakhiri penjelasannya.

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli Adnan, menyampaikan bahwa mekanisme pendaftaran telah diupayakan sesederhana mungkin, tetapi tetap memperhatikan protokol pandemi Covid-19.

“Calon peserta dapat mendaftar langsung pada sekolah pilihan secara offline dan/atau online sesuai dengan daya dukung yang tersedia,” tuturnya.

Dijelaskan juga, cara offline, dilakukan dengan mendaftar langsung ke Sekolah dan/atau dapat melalui perangkat Gampong, sedangkan cara online dilakukan melalui website resmi Sekolah yang dituju.

Kepala UPTD Balai Tekkomdik Aceh, T. Fariyal, secara terpisah menyatakan bahwa saat ini Provinsi Aceh belum dapat menerapkan pendaftaran online secara keseluruhan, karena masih ditemukan banyak faktor kendala.

“Insya Allah tahun depan porsi online akan dapat dilakukan lebih optimal. Dukungan aparatur Gampong sangat diharapkan dalam pendaftaran ini, dimaksudkan untuk mencegah berkumpulnya masyarakat dalam jumlah yang relatif banyak sesuai dengan ketentuan protokol pandemi Covid-19,” tambahnya. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed