oleh

Kelompok Tani di Aceh Tamiang Dapat Kucuran DAK

Aceh Tamiang-Sebanyak 15 Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Aceh Tamiang, sedikitnya mulai berhati lega. Ini karena mereka akan mendapaat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan bidang pertanian tahun 2020.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Yunus, SP, mengatakan, tahun 2020 ini Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan alokasi DAK bidang pertanian sebesar Rp.1,7 Miliar lebih dan telah dialokasikan kepada 15 poktan dalam bentuk pembangunan irigrasi air tanah dangkal/dalam, pembangunan dam parit, pembangunan long stroge dan pembangunan pintu air.

“Ada 15 kegiatan yang dikerjakan secara swakelola oleh Poktan. Kegiatan ini menjadi target utama harus selesai di bulan Desember, ya maksimal pertengahan Desember 2020,” kata Yunus, didampingi Kepala Bidabg Usaha Tani dan Pengembangan Lahan, Syahputra, S. Hut.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Yunus, SP. (FOTO | ERWAN/PENAPOST.ID)

Kata dia, untuk pembangunan irigrasi air tanah dangkal/dalam dibangun didua lokasi masing-masing di kampung teluk Halban, Kecamatan Bendahara, dilaksanakan oleh Poktan Sri Lestari II dan Kampung Tupah Kecamatan Karang Baru dilaksanakan oleh Poktan Ojo Meri.

Kemudian, sambungnya, tiga kegitan pembangunan DAM parit masing-masing dua kegiatan di Kecamatan Tamiang Hulu yaitu Kampung Perkebunan Pulau Tiga dilaksankaan oleh Poktan Bina Usaha dan Kampung Wono Sari dilaksanakan oleh Poktan Sri Iskandar Mes dan satu kegiatan di Kecamatan Bendahara yaitu Kampung Tanjung Mulia dilaksanakan oleh Poktan Harapan Baru.

Masih kata Yunus, lima kegiatan pembangunan long stroge, dua kegiatan di Kecamatan Karang Baru yaitu di Kampung Bukit Panjang dilaksanakan oleh poktan barona dan Kampung Tupah dilaksanakan oleh Poktan Karya Utama.

Berikutnya, Kampung Purwodadi Kecamatan Kejuruan Muda dilaksanakan oleh Poktan Mekar Tani, Kampung Seunebok Aceh Kecamatan Bendahara dilaksankaan oleh Poktan Suka Maju serta Kampung Suka Jadi Kecamatan Banda Mulia dilaksanakan oleh Poktan Tunas Muda.

Sementara itu, lima kegiatan Pembangunan Pintu Air masing-masing dua kampung dalam Kecamatan Rantau yaitu Kampung Durian dilaksanakan oleh Poktan Sepakat Tani dan Kampung Jamur Labu dilaksanakan oleh Poktan Sri Sepakat.

Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu dilaksanakan oleh Poktan Famili, Kampung Cinta Raja Kecamatan Bendahara dilaksankaan oleh Poktan Keumala serta Kampung Sekumur Kecamatan Sekerak dilaksanakan oleh Poktan Sejahtera Tani.

“Dengan adanya DAK bidang pertanian tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi beras di Aceh Tamiang serta dapat meningkatkan taraf ekonomi para petani,” ucapnya.

Menurutnya, empat jenis kegiatan ini merupakan kebutuhan para petani dalam menggarap pertaniannya untuk menunjang ketersediaan air di daerahnya masing-masing. Ia mencontohkan irigrasi tadah hujan di Kampung Teluk Halban, dengan adanya Pembangunan Irigrasi Air Tanah Dangkal/Dalam ini dapat menjadi salah satu solusi mengatasi masalah air.

“Tujuannya meningkatkan ketersediaan air irigasi pada lahan pertanian, terutama pada lahan kering dan tadah hujan, sehingga para petani setelah dibangun nanti dapat melakukan penanaman padi lebih dari satu kali dalam setahun,” jelasnya sembari menambahkan empat jenis kegiatan tersebut merupakan langkah dalam mengatasi ketersediaan air. []

(Editor     | Redaksi)

(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed