oleh

Keuchik Tuntut Kerugian Material ke Pemkab Aceh Barat

Laporan | Azhar Sigege

Meulaboh-Tiga Keuchik yang diberhentikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, mulai bernafas lega. Ini setelah mereka menang di tingkat Mahkamah Agung (MA).

“Ketiga nama yang diputuskan Mahkamah Agung, yakni, Fauzan, Mantan Keuchik.Marek, Kecamatan Kaway XVI, Zaridon Hasyimi, Mantan Keuchik Keude Tanjong, Kecamatan Kaway XVI dan M. Salem Mantan Keuchik Teupin Panah, Kecamatan Kawai XVI,” kata Sofyan Suri, Ketua Forum Persaudaraan Keuchik Aceh Barat, di Meulaboh, Selasa, 14 Januari 2020.

Tapi tunggu dulu. Kisah ini belum usai meski mereka menang di Mahkamah Agung (MA), bahkan persoalan tetap masih ada. Tiga Keuchik ini justru menuntut kerugian material ke Pemkab setempat. Alamak!

Ihwal gugatan yang sebelumnya dilayangkan sepuluh Keuchik ini lantaran mereka tak terima pemecatan yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat.

Kabarnya, tiga di antaranya telah keluar nama di Mahkamah Agung, tempat gugutan diajukan oleh pemerintah Aceh Barat.

Sebelumnya ke sepuluh Keuchik di Aceh Barat yang di pecat tersebut telah menempuh jalur hukum, mulai dari PTUN Banda Aceh, Medan hingga ke Mahkamah Agung.

Menurut Sofyan Suri, dari sepuluh nama tersebut, kini tiga diantaranya telah keluar nama di tingkat Mahkamah Agung, yakni menguatkan Putusan PTUN.

Sehingga, pihak mantan Keuchik yang selama ini merasa dirugikan akan menuntut kerugian material. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed