oleh

Komisi I DPRK Aceh Tamiang Tinjau Pembelajaran Tatap Muka

Aceh Tamiang-Komisi I DPRK Aceh Tamiang melakukan peninjauan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021, disejumlah sekolah di Bumi Muda Sedia itu.

Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Irwan, SP, mengatakan, peninjauan itu dilakukan sekaligus dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kabupaten Aceh Tamiang.

“Peninjauan pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini dalam rangka memantau kegiatan belajar untuk hari pertama,” ujar Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Irwan, SP, Senin, (04/01/2021), di SMP Negeri I Karang Baru, Aceh Tamiang.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, Ketua Komisi I, Muhammad Irwan, SP, Wakil Ketua Komisi I, Maulizar Zikri, Sekretaris Komisi I, Syamsul Bahri, SP (Demokrat), serta anggota Komisi I, Sugiono.

Menurut Muhammad Irwan, SP, Komisi I DPRK Aceh Tamiang yang membidangi pendidikan perlu melihat langsung proses belajar tatap muka untuk pertama kali dilakukan dalam masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Kemudian, sambungnya setelah ada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa Pandemi COVID-19, maka pelaksanaan belajar tatap muka diserahkan kepada daerah masing-masing.

“Aceh Tamiang sendiri diperkuat dengan Intruksi Bupati Aceh Tamiang dengan Nomor 6180 tahun 2020 tertanggal 19 Desember 2020,” katanya lagi.

Masih kata dia, perlu dukungan dari semua pihak terkait penyelenggaraan PTM di Kabupaten Aceh Tamiang, di masa Pandemi COVID-19 ini. Apalagi, aturannya sudah ada yaitu SKB empat Menteri dan Intruksi Bupati.

“Jadi harus ikuti pedomannya. Alhamdulillah saat ini sekolah sudah aktif dan untuk itu perlu kita dukung bersama-sama,” katanya lagi

Ia melanjutkan, semua sekolah yang melakukan PTM agar dapat menerapkan apa yang tercantum pada Instruksi yang dikeluarkan oleh Bupati yang mewajibkan para tenaga pendidik dan peserta didik memenuhi beberapa ketentuan dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan Protokol Kesehatan 4M.

“4M dimaksud meliputi, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mulai dari rumah, disekolah dan kembali kerumah,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon juga menyampaikan bahwa dirinya akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka. “Kita berharap kepada semua sekolah yang melakukan Pembelajaran Tatap Muka agar terus intens untuk melakukan koordinasi dan secara terus menerus mensosialisasikan kepada para siswa agar tetap mengikuti Prokes baik di sekolah maupun di luar sekolah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMP Negeri I Karang Baru Nurwakdah, S.Pd menyampaikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka untuk pertama ini berjalan lancar.

“Alhamdulillah hari ini siswa yang dijadwalkan masuk semua hadir. Dan alhamdulillah para siswa dan orang sangat antusias,” ungkapnya.

Menurutnya dari jumlah siswa yang ada di sekolahnya yaitu sebanyak 686 siswa. “Satu wali murid tidak setuju mengikuti belajar tatap muka,” sebutnya.

Menurutnya kewenangan wali murid tersebut adalah yang wajar karena pada prinsipnya Pembelajaran Tatap Muka ini berlangsung dengan izin para wali murid dengan pernyataan bermaterai. “Jadi untuk satu siswa tersebut tetap dilakukan Daring,” tutupnya. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed