oleh

KPK Panggil Kalapas Kuala Simpang, Aceh

KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap Kalapas Klas II B Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Davy Bartian, sebagai saksi. Davy yang sebelumnya pernah dipanggil pada 12 Februari, akan diperiksa dalam kasus dugan suap eks Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein.

Selain Davy, empat saksi juga akan diperiksa pada hari ini. Mereka adalah Corporate Medical Management Director RS OMNI, Maria Yulita; Dirut PT Glori Karsa Abadi dan Direktur PT Fajar Bhasti Sejahtera, Radian Azhar; dokter Meky Tanjung; serta ibu rumah tangga, Dian Anggraini.

“(Para saksi) akan diperiksa untuk tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan),” kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Kamis (20/2).

Khusus Davy dan Dian, keduanya akan diperiksa untuk tersangka lainnya, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi (GKA), Rahadian Azhar. Belum diketahui materi spesifik yang akan ditanya penyidik kepada 5 saksi tersebut.

Sebelumnya KPK kembali membongkar praktik korupsi di Lapas Sukamiskin. Perkara ini merupakan hasil pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahid pada Juli 2018 lalu.

Lima orang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Selain Wahid yang kembali ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya, ada dua terpidana Lapas Sukamiskin, Wawan dan Fuad Amin; eks Kalapas Sukamiskin, Deddy Handoko; dan Rahadian Azhar.

Namun status tersangka Fuad Amin gugur lantaran telah meninggal dunia. Untuk Wahid, ia kembali ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya.

KPK menduga Wahid menerima mobil Toyota Land Cruiser Hardtop Tahun 1981 dari salah seorang napi; Mitsubishi Pajero Sport dari Rahadian; dan Rp 75 juta dari Wawan. Sementara Deddy diduga menerima Toyota Kijang Innova Putih Reborn G Luxury dari Wawan. []

(Sumber | KUMPARAN.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed