oleh

Laksana Tri Handoko Dilantik Jadi Kepala LIPI yang Baru

Jakarta-Laksana Tri Handoko resmi dilantik sebagai Kepala LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang baru. Ilmuwan bidang fisika ini menggantikan Bambang Subiyanto yang sebelumnya menjabat Pelaksana tugas Kepala LIPI.

“Tugas utama saya adalah menjadikan LIPI sebagai lembaga riset yang mengglobal dan sekaligus memasyarakat,” ujar Handoko dalam keterangan pers yang diterima Tempo, 31 Mei 2018.

Handoko merupakan seorang ilmuwan Indonesia yang mengenyam pendidikan S1 hingga S3 di Jepang. Untuk S1, Handoko memperoleh gelar dari Komamoto University, Jepang. Sedangkan, S2 hingga S3 menamatkan di Hiroshima University, Jepang. Pria kelahiran Malang ini menjadi bagian dari LIPI sejak 2002.

Handoko mengatakan, untuk menjadi lembaga global yang juga memasyarakat, ada beberapa prioritas yang perlu dilakukan LIPI. Pertama, dia berujar, melanjutkan pembenahan manajemen riset di internal LIPI mengikuti norma dan standar global. Kedua, mempercepat peningkatan kualifikasi sumber daya manusia (SDM).

“Dan meningkatkan peran LIPI sebagai penyedia infrastruktur riset nasional dan tempat atau wadah kolaborasi untuk aktivitas kreatif berbasis iptek yang terbuka bagi semua kalangan,” kata Handoko.

Handoko memiliki pengalaman birokrasi yang memadai, yakni menjadi Kepala Grup Fisika Teori dan Komputasi Pusat Penelitian Fisika LIPI sejak 2002 hingga 2012.

Lalu, menjadi Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPI dari 2012 hingga 2014. Selain itu, Handoko juga memiliki pengalaman akademis yang baik dengan mengajar di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

Sebelum menjadi Kepala LIPI, Handoko–sapaan karibnya–menjabat sebagai Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik.

“Selamat atas terpilihnya Kepala LIPI baru. Saya berharap Pak Handoko ke depan mampu membawa LIPI dan iptek di Indonesia menjadi lebih maju,” kata Plt Kepala LIPI Bambang Subiyanto.

Karena, menurut Bambang, menjadi Kepala LIPI haruslah orang yang visioner dan mampu menempatkan iptek menjadi bagian penting dari negeri ini. Handoko juga memiliki berbagai prestasi yang mebanggakan, memperoleh penghargaan ilmiah sebanyak 14 kali dari berbagai lembaga di Indonesia maupun dunia.[]

(Sumber | TEMPO.CO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed