oleh

Lihatlah Jalan Kampung Harum Sari yang Tak Kunjung Terealisasi…

Aceh Tamiang-Rakyat mana yang tega melihat sarana jalan kampung tempat mereka menyambung hidup mengalami kerusakan? Apalagi sampai rusak parah. Kondisi ini pula dirasakan warga Kampung Harum Sari, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.

Itu sebabnya, beberapa warga yang mengaku perwakilan masyarakat Kampung Harum Sari, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, menyambangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Rabu (16/12/2020).

Kedatangan perwakilan warga Kampung Harum Sari, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang ini diterima Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, sekira pukul 10.00 WIB. Keluhan demi keluhan warga disampaikan kepada Politisi Partai Aceh itu.

Tak menunggu lama, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH ini pun langsung berkoordinasi dengan Bupati Aceh Tamiang H. Mursil untuk dapat meluangkan waktu menerima perwakilan masyarakat Kampung Harum Sari.

“Alhamdulillah Bupati langsung merespon dan menerima perwakilan masyarakat untuk menyampaikan kondisi jalan yang tidak dapat dilalui,” ujar Fadlon kepada PENAPOST.ID, yang mengaku sedang dalam perjalanan bersama perwakilan masyarakat menuju kantor Bupati.

Pukul 13.30 WIB, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon berserta perwakilan masyarakat Kampung Harum Sari diterima Bupati Aceh Tamiang H Mursil dan Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin beserta Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang, Eddy Mofizal.

Dihadapan Bupati Aceh Tamiang, Ucak, salah seorang perwakilan Kampung Harum Sari, menyampaikan terkait kondisi jalan sepanjang 3,5 Km di Kampungnya itu saat ini mengalami rusak parah. Meski diakui dirinya, pihak Muspika Kecamatan Tamiang Hulu sempat berusaha untuk memperbaiki jalan tersebut melalui perusahaan yang beroperasi di daerah itu.

Perwakilan warga Kampung Harum Sari, Kecamatan Tamiang Hulu, saat menemui Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH.

Namun, hingga kini jalan yang didambakan mulus belum juga tiba. Bahkan, kondisinya semakin memprihatinkan dan sulit dilalui apabila ada warga hendak melitas jalan berlumpur itu. Karenanya, ia bersama beberapa warga lainnya berinisiatif menemui wakil rakyat di DPRK dan Pemkab Aceh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, mengaku dirinya telah berusaha untuk menangani jalan tersebut dengan meminta bantuan kepada perusahaan yang beroperasi di daerah itu. Sebab, menurutnya, jalan yang rusak parah tersebut berada dalam kawasan perkebunan dan menjadi jalan utama untuk menuju kota kecamatan yaitu Tamiang Hulu.

Selama ini, kata H. Mursil, salah penanganan perbaikan jalan tersebut dilakukan saat musim hujan, sehingga hasilnya tidak maksimal. Belum lagi, tanah masih labil. Nah, untuk mengatasi permasalahan dimaksud, pihaknya sudah memerintahkan Kadis PUPR agar segera mengecek kondisi jalan tersebut.

“Solusi terakhir kita akan lakukan pengecoran jalan yang rusak parah tersebut. Namun tidak semua kita cor, pada titik yang parah saja dilakukan pengecoran. Karena biaya pengecoran itu sangat mahal,” jelasnya. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed