oleh

Mulai Besok Sholat Jumat Boleh Digelar di Bukittinggi, Ini Catatan untuk Jamaah

Bukittinggi-Bukittinggi kemungkinan akan menjadi kota pertama yang menggelar Sholat Jumat pertama di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Sebab masjid-masjid di kota tersebut telah dibuka.

Pemerintah Kota Buktitinggi sudah menggelar pertemuan dengan pengurus mesjid se-Bukittinggi pada Kamis (28/5/2020). Hasilnya disepakati Sholat Jumat sudah bisa digelar mulai besok.

Hanya saja pelaksanaan ibadah berjamah itu disertai sejumlah catatat, yaitu harus menerapkan protokol kesehatan guna pencegahah Covid-19.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan warga yang akan beraktivitas di masjid harus memakai masker, baik saat di luar maupun di dalam masjid.

Selain itu jamaah juga diwajibkan membawa sajadah sendiri, berwudhu dari rumah, dan menjaga jarak di dalam masjid.

“Sementara bagi petugas masjid, sirkulasi udara harus lancar, mimbar digeser ke belakang, dan mempersingkat khotbah. Bagi ustadz sendiri diharapkan juga memakai masker saat memberikan ceramah,” pungkasnya.

Sebelumnya Pemerintah Kota Bekasi juga akan membuka masjid-masjid di wilayahnya pada pekan depan. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pembukaan masjid sudah bisa dilakukan karena zona merah corona terus berkurang. Bahkan dari 50 dari 56 kelurahan sudah zona hijau.

“Daerah hijau sampai dengan saat ini ada 50 dari 56 kelurahan loh, jadi tidak sampai 10 persen (yang zona merah),” ujarnya kemarin, Selasa 26 Mei 2020).

“Insya Allah minggu depan sudah bisa dilakukan untuk kegiatan ibadah di daerah yang dinyatakan zona hijau,” tambahnya.

Sementara Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (Waketum DMI), KH Masdar Faris Mas’udi mengatakan, rencana pemerintah memberlakukan new normal pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), juga berlaku untuk masjid-masjid di Indonesia. Tempat-tempat ibadah yang selama ini ditutup akan segera dibuka.

“Jika kondisi sudah membaik, tidak lagi dikhawatirkan bahaya virus corona (Covid-19). Tentu para pemangku masjid yang bersangkutan akan segera membukanya untuk kepentingan ibadah jamaahnya,” ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Kamis (28/5/2020).

Lebih lanjut, kata Masdar, untuk waktunya akan disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Jika sudah aman dari penyebaran Covid-19, maka masjid akan dibuka dan dipergunakan sebagaimana semestinya. []

(Sumber | OKEZONE.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed