oleh

Nora Idah Nita, Sosok Politikus Ulung dari Kaum Gender

KONTESTASI Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) Aceh Tamiang tahun 2022, memang masih menyita waktu. Namun, berbagai figur mulai muncul untuk hajat lima tahunan itu di Bumi Muda Sedia.

Nora Idah Nita, SE, misalnya. Sosok politikus ulung dari kaum gender di daerah itu diminta tampil dalam Pilkada Aceh Tamiang.

Sekilas memang, perjalanan politik istri Mahruzar ini terbilang mulus, dua periode ia memperjuangkan aspirasi rakyat melalui parlemen di DPRK Aceh Tamiang (2009-2014 dan 2014-2019).

Kini atau pada Pemilu Legeslatif 2019 lalu, ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Periode 2019-2024) dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII (Aceh Tamiang-Langsa), setelah berhasil meraup 19.219 suara.

Ayahnya Almarhum H Muhammad Taib Juned dan Ibunda Hj Siti Saudah. Almarhum H Muhammad Taib Juned adalah seorang pengusaha sukses, sangat ramah dan peduli dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Berbeda dengan srikandi kelahiran 7 Februari 1975 ini, ia justru memilih politik sebagai jembatan perjalanan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

Komunikasi dengan berbagai kalangan menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan ibu empat anak ini.. Mulai kalangan perempuan, laki-laki hingga kalangan muda-mudi

Sinyal dukungan untuk Nora Idah Nita juga tercium dari politisi Partai Demokrat Aceh Tamiang, Haryono Subianto.

Dilihat PENAPOST.ID dari postingan akun Media Sosial Facebook milik Haryono Subianto, politisi partai bintang mercy itu mengunggah foto Nora Idah Nita.

“Mohon doa restu kami dari DPC Demokrat Aceh Tamiang ikut bertarung dalam Pilkada Kabupaten Aceh Tamiang 2022-2027,” tulis Haryono dalam akun facebook resmi miliknya Haryono Subianto.

Unggahan facebook Haryono Subianto tertanggal 8 Desember 2020 lalu dengan caption foto Nora Idah Nita dan background tangga menuju ruangan Bupati Aceh Tamiang di like netizen sebanyak 220 like dan 158 komentar yang menyatakan siap mendukung Srikandi Aceh Tamiang ini.

Unggahan tersebut ditanggapi netizen. Siti Nurbaya, misalnya. Warga Aceh Tamiang itu menyatakan siap mendukung Nora Idah Nita untuk menjadi Bupati atau Wakil Bupati Aceh Tamiang.

“Kalau Bu Nora maju untuk calon, saya akan bantu untuk mengkampayenkan,” tulis Siti Nurbaya.

Warga lainnya, Siti Khadijah, dirinya siap membantu dan mengkampayenkan Nora Idah Nita, yang dinilai keberhasilan dan kepedulian Nora Idah Nita sudah teruji didalam dunia politik, khususnya di Aceh Tamiang.

“Perempuan selama ini-kan belum terlalu dipercaya, karena dianggap masih punya keterbatasaan. Tapi, sebenarnya perempuan itu mampu. Contohnya Bu Nora mampu dan lebih bermasyarakat,” sebut Khadijah.

Bagi Khadijah, sosok perempuan perlu dibangkitkan untuk memimpin. Dirinya menilai sosok perempuan sangat peka terhadap hal yang dihadapi dan selalu diselesaikan dengan hati dingin.

“Apalagi kalau Bh u Nora saya kenal sekali dengan Almarhum ayahnya H Muhammad Taib Juned dan ibunya Hj Siti Saudah. Mereka pengusaha yang terbilang sukses dan sangat ramah dan peduli,” jelasnya.

Karier politik ibu dari Putri Riska Mahira ini semakin terus berkembang seiring dirinya menjadi anggota DPRK kala itu. Hal ini sekaligus menggambarkan bahwa perempuan juga mampu dalam berpolitik.

Akhirnya kiprahnya pada anggota DPRK Aceh Tamiang banyak diikuti oleh para srikandi-srikandi Aceh Tamiang yang lain. Sehingga mendongkrak jumlah perempuan di DPRK Aceh Tamiang mencapai 11 orang terpilih menjadi anggota DPRK Aceh Tamiang periode 2019-2024.

Untuk kebenaran atas unggahan facebook Haryono Subianto serta banyaknya permintaan simpatisan Nora Idah Nita untuk maju dalam Pilkada Serentak mendatang, Nora Idah Nita kepada PENAPOST.ID, Rabu 9 Desember 2020 membenarkan akan banyaknya permintaan kader Demokrat Aceh Tamiang serta simpatisan untuk maju.

“Iya banyak kader dan simpatisan meminta saya untuk maju pada Pilkada Serentak mendatang,” sebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurutnya masyarakat menginginkan dirinya ikut dalam kancah politik untuk Bupati ataupun Wakil Bupati Aceh Tamiang, karena dianggap akan mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi kedepan.

“Sebagai Kader Partai Demokrat, yang pasti saya nunggu perintah partai. Dan perlu melihat perkembangan politik terlebih dahulu, hasil survei internal partai dan membangun komunikasi dengan partai-partai lain yang sepakat untuk membangun Aceh Tamiang yang lebih baik,” sebut anggota DPRA Fraksi Partai Demokrat Komisi V mengakhiri. [] ERWAN

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed