oleh

Pandemi COVID-19,  Lepas Sambut Pangdam Iskandar Muda Berlangsung Sederhana

Banda Aceh-Prosesi lepas sambut Panglima Kodam Iskandar Muda, yang dipusatkan di Anjong Mon Mata, Kamis (26/11/2020) malam, berlangsung sederhana lantaran masih dalam situasi Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh, menghadiri acara lepas sambut Panglima Kodam Iskandar Muda.

Tak seperti sebelumnya, karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, acara lepas sambut kali ini berlangsung terbatas dan sederhana, di Anjong Mon Mata, Kamis (26/11/2020) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh bahkan sempat menyesalkan acara lepas sambut Pangdam Iskandar Muda, saat Mayjen Hassanudin menggantikan Mayjen Teguh Arief Indratmoko, yang harus ditiadakan karena pandemi COVID-19.

“Lepas sambut seperti ini adalah tradisi yang selalu kita lakukan. Namun lepas sambut Pangdam Iskandar Muda sempat kita tiadakan saat Pak Hasanuddin datang ke Aceh menggantikan Pak Teguh Arief Indratmoko, karena saat itu angka COVID-19 di Aceh. Alhamdulillah, malam ini tradisi lepas sambut bisa kembali kita laksanakan, meski dengan sejumlah pembatasan-pembatasan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Gubernur.

Biasanya, tradisi lepas sambut berlangsung meriah dan mengundang banyak pihak, namun karena pandemi COVID-19, tradisi ini kita selenggarakan secara sederhana dengan jumlah undangan yang terbatas.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan pengabdian Mayjen Hassanudin selama bertugas di Aceh. Nova berharap, meski telah berpindah tugas namun silaturrahmi harus tetap terjaga.

“Terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin sangat baik selama Pak Hasanuddin bertugas di Aceh. Meski Bapak akan bertugas di tempat baru, namun kami Forkopimda di Aceh berharap agar silaturrahmi yang selama ini telah terjalin tetap akan terhubung dengan baik. Selamat dan sukses selalu buat Pak Pangdam I Bukit Barisan,” kata Gubernur.

Sebagaimana diketahui, Mayjen TNI Hassanudin akan bertugas di Kodam I/BB menggantikan Mayjen TNI Irwansyah yang ditarik kembali ke Mabes TNI karena memasuki masa purna tugas. Dan jabatan Pangdam IM digantikan oleh Mayjen TNI Achmad

“Selamat datang dan selamat bertugas kami ucapkan kepada Bapak Mayjen Acmad Marzuki sebagai Pangdam Iskandar Muda. Pergantian pimpinan di setiap institusi negara adalah sebuah dinamika yang wajar dan lazim terjadi. Semoga pergantian ini memberi semangat baru bagi kita dalam melaksanakan tugas-tugas negara dan mengayomi masyarakat,” imbuh Gubernur.

Sementara itu, Mayjen Hasanuddin dalam sambutan perpisahannya menyampaikan terima kasih atas dukungan Forkopimda dan seluruh masyarakat Aceh selama dirinya menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda.

“Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf, jika selama bertugas ada tindak tanduk saya yang tidak berkenan. Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Forkopimda dan seluruh masyarakat Aceh selama saya bertugas dan mengabdi di Bumi Serambi Mekah ini. Percayalah, saya banyak mendapat inspirasi dan pengetahuan baru selama bertugas di Aceh,” ujar Hasanuddin.

Pangdam I/BB itu juga berpesan kepada seluruh prajurit Kodam IM dan seluruh masyarakat Aceh agar selalu menjaga amanah yang diemban dan berbuat yang terbaik untuk negeri.

“Selalu berbuat yang terbaik. Jadikanlah hari ini selalu lebih baik dari kemarin dan terus berupaya agar apa yang kita rencanakan dan akan kita kerjakan esok, selalu lebih baik dari hari ini,” pungkas Mayjen Hasanuddin.

Sementara itu, Mayjen TNI Achmad Marzuki selaku Pangdam IM yang baru, dalam sambutannya menjelaskan, bahwa bertugas di Aceh ibarat pulang kampung, karena sebelum menjabat Pangdam IM, dirinya pernah bertugas di Aceh.

“Saat mendapat amanah tugas di Aceh, saya kabarkan ke keluarga dan istri saya sangat senang karena teman-teman kami masih banyak di Aceh. Saya pernah bertugas di sini, tepat sebulan sebelum tsunami kami berpindah tugas. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh dan Forkopimda, sehingga amanah ini dapat kami jalankan dengan baik,” ujar Pangdam IM.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan cinderamata dari Gubernur Aceh beserta istri Wali Nanggroe dan seluruh unsur Forkopimda Aceh serta Wali Kota Banda Aceh. []

(Editor | Redaksi)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed