oleh

Pandemi COVID-19 Sebabkan Penyelesaian Sertifikat Tanah Tak Capai Target

Banda Aceh-Dampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah mengganggu berbagai sektor, termasuk dalam penyelesaian sertifikat tanah di Tanah Air tidak mencapai target.

Bayangkan, jika pada tahun 2017, BPN berhasil mengerjakan 5,4 juta sertifikat dari target sebanyak 5 juta sertifikat. Sementara tahun 2018 jumlahnya menjadi 9,3 juta sertifikat, dan pada 2019 sebesar 9 juta sertifikat. Sedangkan tahun 2020 di tengah merebaknya pandemi COVID-19 pemerintah menyelesaikan sebanyak 6,8 juta sertifikat.

Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat yang digelar secara virtual via aplikasi zoom, Selasa (5/1/2021), di Istana Negara, Jakarta.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengikuti penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat yang digelar secara virtual. Nova mengikuti acara tersebut dari Komplek Meuligo Gubernur Aceh. Kegiatan itu juga diikuti secara virtual oleh para gubernur masing-masing provinsi.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengikuti penyerahan sertipikat tanah untuk rakyat se Indonesia yang diserahkan Presiden RI, Joko Widodo dalam kegiatan yang berlangsung secara virtual di Meuligoe Gubernur, (Selasa 5/1/2021).

Presiden Jokowi pada kesempatan itu menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat melalui program Sertifikat Tanah untuk Rakyat Se-Indonesia.

Sebanyak 30 penerima dari Provinsi Banten dan Jawa Barat dihadirkan ke Istana untuk menerima sertifikat. Mereka adalah bagian dari 580.477 penerima secara keseluruhan yang tersebar di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota.

Presiden Jokowi menargetkan, tahun 2025 mendatang seluruh tanah di Indonesia telah dilengkapi sertifikat sehingga seluruh masyarakat dapat memiliki hak atas tanah mereka.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Menteri, coba dihitung, seluruh tanah ini akan selesai kapan, sehingga seluruh masyarakat merasa memiliki tanah, memiliki tanah air. Jawab Pak Menteri, tahun 2025, insya Allah sudah sertifikat semuanya dipegang oleh masyarakat,” kata Presiden.

Presiden Jokowi pada acara tersebut didampingi Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Pembagian sertifikat tanah ini adalah komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi untuk terus mempercepat pensertifikatan tanah di seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi menyebutkan, tahun 2020 pihaknya menargetkan dapat menyelesaikan hingga 11 juta sertifikat. Namun pandemi COVID-19 menyebabkan target tersebut tak dapat diwujudkan.  []

(Editor     | Muhammad Zairin)
(Laporan | Muhammad Zairin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed