oleh

Pengantar Bantuan Terjebak Banjir di Kota Meulaboh

Aceh Barat-Langit masih mendung. Tanah masih basah. Hujan turun deras tadi malam. Suasana itu terjadi sejak pagi hingga menjelang ibadah shalat Jumat.

Saat bergerak ke rumah-rumah warga kurang mampu untuk mendistribusikan paket pangan, pengantar bantuan tersebut dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Barat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh terjebak banjir disana, Jumat (01/05/2020).

Pembagian paket dilaksanakan di tiga kecamatan yakni Meureubo, Johan Pahlawan, dan Pantee Cermin, dengan total enam desa. Saat tiba di Desa Pasie Leuhan, Johan Pahlawan, kondisinya dalam keadaan banjir setinggi lutut kaki orang dewasa.

Relawan berhati-hati membawa paket berisi beras, gula, telur, dan minyak ke atas agar tidak basah.

Banjir tidak sampai memasuki rumah warga yang didatangi para relawan. Rata-rata rumah warga berbentuk rumah panggung menguntungkan mereka dalam kondisi banjir seperti itu.

Adalah Maulidar, Bendahara MRI Aceh Barat – ACT Aceh, bersama anggota relawan lainnya menginisiasi pengumpulan donasi selama seminggu dari para dermawan di Meulaboh, Aceh Barat, satu di antaranya berasal dari Banda Aceh.

“Di tengah Ramadhan ini, kita terancam COVID-19. Warga kurang mampu tentunya membutuhkan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Ia mengatakan, kondisi alam tidak menyurutkan semangat mereka. Pendistribusian paket pangan direncanakan terus berlanjut dengan harapan mendapatkan dukungan dari para dermawan.

Hal itu malah membuat mereka semakin semangat karena warga kurang mampu dapat merasakan manfaat paket pangan di tengah kondisi sulit.

Bagi para dermawan dapat berpartisipasi dengan mengirimkan kepeduliannya melalui virtual account BNI Syariah 8660291020030040 atas nama Aksi Cepat Tanggap. “Tentunya, kepedulian kita bersama sangat berarti bagi mereka keluarga prasejahtera,” ungkapnya. []

(Editor | Redaksi)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed