oleh

Penguasaan Keterampilan Berbahasa Sangat Penting Bagi Siswa SMK

Laporan | Kontributor Banda Aceh

Banda Aceh-Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA, mengatakan bagi siswa SMK, penguasaan keterampilan berbahasa sangat penting dalam menunjang penguasaan kompetensi kejuruan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA, saat membuka kegiatan Debat Bahasa Indonesia SMK Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2020.

“Kompetensi kejuruan yang dikuasai oleh siswa SMK hendaknya dapat diaplikasikan dalam masyarakat dengan baik, karena penguasaan keterampilan bahasa yang baik akan memberikan dampak positif besar bagi siswa sehingga akan bermanfaat dalam kehidupan siswa di masa yang akan datang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA.

Hal itu disampaikan Kadisdik Aceh saat membuka kegiatan debat bahasa Indonesia tingkat Provinsi Aceh Tahun 2020, yang berlangsung sejak 1-4 Maret 2020, di Hotel Madinathul Zahra, Banda Aceh.

Dikatakan, bahasa Indonesia merupakan salah satu alat komunikasi dan merupakan sarana utama yang digunakan dalam proses tranformasi informasi dari sumber informasi kepada objek informasi.

“Bahasa Indonesia berperan penting sebagai wahana untuk mengekspresikan perasaan, informasi, dan pemikiran. Sebagai media ekspresi, penggunaan bahasa menuntut penggunanya mampu menggunakan bahasa yang dapat menggugah perasaan, menyampaikan pesan yang logis, objektif dan sistematis, sehingga mudah dipahami oleh mitra tutur,” ujar nya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA.

Menurutnya, kegiatan debat Bahasa Indonesia untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Provinsi Aceh ini memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ajang penajaman kemampuan siswa dalam mengekspresikan perasaan, informasi, dan pemikiran dengan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar.

“Saat ini dunia kerja menuntut setiap peserta didik khususnya siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) memiliki ketrampilan lain baik dari segi akademik maupun non akademik salah satunya ketrampilan berbahasa. Saat ini ada ribuan bahasa yang ada di dunia diantara ribuan bahasa tersebut ada beberapa bahasa yang paling banyak digunakan saat ini yaitu Mandarin, Inggris, Indonesia (Melayu) Jerman, Perancis, Arab, Spanyol, Jepang dan masih banyak lainnya,” katanya.

Untuk menjawab tantangan ini, katanya, Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Permbinaan SMK secara rutin mengadakan Lomba Debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing siswa SMK Tingkat Provinsi Aceh.

“Kegiatan ini hendaknya menjadi nilai tambah bagi anak-anak sekalian untuk meningkatkan kepercayaan diri kalian dalam pergaulan di tingkat Nasional maupun Internasional dan dapat mempromosikan pentingnya penguasaan bahasa,” katanya.

Menurutnya, salah satu wujud keterampilan bahasa yang harus diajarkan dan dilatih kepada siswa adalah tentang cara bagaimana menyampaikan ide, pendapat, atau pun gagasan serta bagaimana menanggapi pendapat orang lain secara tepat dan santun.

“Jika setiap siswa diajarkan hal tersebut maka dalam setiap kali komunikasi yang dilakukan akan berjalan dengan baik dan senantiasa memberikan manfaat yang signifikan baik secara moral maupun perkembangan verbal,” tuturnya.

Masih kata Kadisdik Aceh, debat mengajarkan bukan tentang perbedaan, tetapi debat Bahasa Indonesia mengajarkan bagaimana dengan bahasa kita dapat menghargai pendapat orang lain serta bagaimana kita menyampaikan pendapat secara cakap dan santun kepada orang lain.

“Hal tersebut menjadi salah satu alasan tentang pentingnya mengajarkan bagaimana menyampaikan pendapat kepada orang lain dengan cara tepat dan santun sebagaimana dilakukan dalam debat yang akan saudara ikuti nanti,” lanjutnya.

Kepada peserta ia mengajak untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh disiplin, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia dan dewan juri dapat bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesan saya kepada dewan juri untuk dapat memberikan penilaian yang seobjektif mungkin tanpa melihat asal usul peserta dari mana dan siapa, sehingga pada akhir kegiatan nanti kita dapatkan peserta terbaik I, II dan III yang akan diumumkan pada akhir kegiatan nanti,” ajaknya.

“Selamat mengikuti lomba dan teruslah berkreasi dalam mengukir prestasi, sehingga menjadi bukti bahwa produktifitas pendidikan terus berkembang di dunia SMK,” tambahnya. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed