oleh

Penyaluran BLT-DD, Tok Dien : Gunakan untuk Kebutuhan Pokok

Aceh Tamiang-Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp.300 ribu kembali cair di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini menjadi salah satu bantuan sosial (bansos) yang dilanjutkan pemerintah pada tahun 2021 yang dialokasikan setahun penuh.

Program ini menjadi prioritas penggunaan Dana Desa menghadapi dampak Pandemi COVID-19 dan memulihkan perekonomian secara nasional.

Datok Penghulu Kampung Telaga Meuku Sa, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, Hidayahuddiniddah, ST mengatakan, pada bulan pertama dan tahun 2021 ini pihaknya menyalurkan BLT-DD kepada 102 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya.

“Pemerintah Pusat telah menganggarkan BLT-DD selama 12 bulan. Bantuan ini disalurkan dengan tujuan agar dapat membantu meringankan kebutuhan hidup masyarakat miskin sehari-hari, dan Insya Allah BLT akan digulirkan setiap bulannya selama satu tahun penuh,” ujar Tok Dien sapaan akrab Hidayahuddiniddah saat penyaluran BLT-DD, Jumat, (26/02/2021), di Kantor Datok setempat.

Menurutnya BLT-DD yang digulirkan Pemerintah, pada hakekatnya untuk membantu masyarakat ditengah Pandemi COVID-19 sejak pertama diumumkan pada 27 Maret 2020 lalu.

“Gunakan uang ini untuk memenuhi kebutuhan harian kita, dan jangan gunakan uang ini hanya untuk hal – hal yang mubazir. Kebutuhan pokok yang terbeli, bukan untuk yang lainnya,” pesannya saat pembagian BLT DD.

Tok Dien juga berpesan agar dengan adanya bantuan ini membuat suasana kampung menjadi ribut. Jadikan bantuan ini untuk mempererat silaturahmi sesama warga.

“Semua bantuan yang disalurkan mempunyai mekanisme dan aturan yang harus dijalankan. Pemerintah Kampung sendiri dalam hal ini menjalankan amanah agar dapat melakukan pendataan dan validasi data.

Ia nencontohkan, seperti pada triwulan tahun 2020 (April-Mei-Juni), penerima BLT-DD sebanyak 72 KPM, selanjutnya Juli – Desember Tahun 2020 penerima BLT-DD menjadi 102 KPM.

“Untuk Tahun 2021 ini kita tetap salurkan 102 KPM. Dan hari ini kita salurkan bulan pertama sebesar Rp. 300 ribu. Selanjutnya untuk bulan Februari 2021 ini akan kita segera salurkan setelah kita buat laporan penyaluran Bulan Januari ini,” jelasnya.

Ia tidak menapik adanya data perubahan penerima BLT-DD sebbelumnya. Keputusan ini sudah dilakukan pihaknya sesuai prosedur yang sudah ditetapkan dan terus bekerja secara maksimal agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Tok Dien menyebutkan, desa diwajibkan kembali menganggarkan BLT Dana Desa terhitung sejak Januari-Desember 2021 dengan besaran Rp.300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sesuai dengan pasal 39 Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Tok Dien juga menjelaskan penetapan KPM sebanyak 102 tersebut setelah ada verifikasi dan validasi data dan telah dimuktahirkan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada tahun 2021.

“Penerima BLT-DD 2021 adalah mereka yang sebelumnya menerima bantuan ini pada tahun 2020 dengan mempertimbangkan hasil pemutakhiran atau validasi data KPM 2020 berdasarkan beberapa hal diantaranya KPM meninggal dunia, KPM pindah domisili, KPM merupakan penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) seperti, PKH, BPNT, BPUM, atau penerima bantuan sosial lainnya dari pemerintah daerah dan atau pemerintah pusat,” katanya menjelaskan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Camat Banda Mulia, Babinsa, Bhabinkamtibmas, MDSK dan perangkat Kampung serta Pendamping Lokal Desa (PLD), serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed