oleh

Permintaan Restrukturisasi Pinjaman ASN Terdampak Corona, Ini Tanggapan Bank Aceh

Banda Aceh-Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta pihak Bank Aceh untuk memberikan restrukturisasi pembayaran pinjaman bagi ASN yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sesuai peraturan perundang-undangan.

Bahkan, Pemerintah Aceh telah menerbitkan Intruksi Gubernur bernomor 589/6422 tentang restrukturisasi pembayaran pinjaman ASN pada Bank Aceh dalam masa penanganan COVID-19.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan keringanan pembayaran pinjaman bagi ASN yang juga terdampak oleh penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Menanggapi permintaan tersebut, Sekretaris Perusahaan Bank Aceh Sayed Zainal Abidin melalui Humas Bank Aceh Riza Syahputra menyampaikan bahwa secara prinsip pihak Bank Aceh dapat memahami keinginan Pemerintah Aceh. “Kami juga turut prihatin dengan kondisi yang kita rasakan bersama saat ini,” kata Riza

Menurutnya, selaku Bank daerah pihaknya tetap berpedoman kepada regulasi yang diterbitkan pemerintah dan juga OJK yaitu peraturan OJK nomor 11.

Intinya, dalam POJK ini yang diberikan fasilitas relaksasi/restrukturisasi hanyalah untuk UMKM dan usaha produktif.

“Sedangkan untuk kredit/pembiayaan ASN tidak diberikan fasilitas relaksasi dimaksud. Kita juga terus melakukan kordinasi dengan OJK Aceh dan Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) agar juga dapat menyampaikan kondisi ini kepasa OJK Pusat,” katanya menjelaskan.

Namun, katanya lagi, hingga kini belum ada regulasi atau aturan yang dikeluarkan oleh OJK sebagai regulator terkait relaksaksi pembiayaan/kredit bagi ASN.

“Sehingga Bank Aceh belum dapat melakukan relaksasi pembiyaan kepada ASN,” tutup Humas Bank Aceh Riza Syahputra.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Aceh mengharapkan Bank Aceh untuk melakukan restrukturisasi pembayaran pinjaman bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Aceh, Amirullah, menjelaskan, terjadinya penyebaran COVID-19 telah menimbulkan dampak terhadap perekonomian masyarakat, termasuk diantaranya ASN.

“Pendapatan mereka (ASN) pun ikut mengalami penurunan, sementara pengeluaran biaya rumah tangga meningkat seiring upaya menjaga diri dan anggota keluarga dari ancaman Covid-19,” kata Amir, di Banda Aceh, Selasa, (28/4).

Menurut Amir, kondisi ekonomi ASN yang sulit saat ini sangat berdampak terhadap kemampuan mereka yang memiliki pinjaman di bank untuk memenuhi pembayaran cicilan.

Oleh karena itu, kata dia, Plt Gubernur meminta Bank Aceh untuk memberikan restrukturisasi pembayaran pinjaman bagi ASN sesuai peraturan perundang-undangan. []

(Editor | Redaksi)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed