oleh

[Peta Zonasi COVID-19] Zona Merah Landa Dua Daerah di Aceh

Banda Aceh-Provinsi Aceh kembali diterpa kabar kurang menyenangkan terkait wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Bayangkan, dua daerah di Provinsi itu dikabarkan dilanda zona merah.

Ini setelah Satuan Tugas Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Nasional merilis peta zonasi risiko COVID-19 berbasis data epidemiologis per 1 November 2020.

Kedua daerah tersebut yang dinyatakan masuk zona merah COVID-19 masing-masing Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Singkil. Sedangkan 21 daerah Kabupaten/Kota lainnya merupakan zona oranye.


Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani menyampaikan perkembangan pandemi COVID-19 di Aceh berdasarkan peta zonasi risiko COVID-19 yang ditampilkan di laman covid19.go.id/peta-risiko.

“Hari ini dan langsung kita rilis agar semua pihak mengetahui tingkat risiko penularan COVID-19 di setiap kabupaten/kota di Aceh,” ujar Saifullah Abdulgani, Kamis (05/11/2020), dalam keterangannya di Banda Aceh.

Ia menjelaskan, Minggu lalu, periode 27 Oktober-4 November 2020, Kabupaten Aceh Singkil masih zona oranye. Yang zona merah tiga daerah yaitu  Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara. Kini Pidie Jaya dan Aceh Utara sudah berhasil membebaskan diri dari zona merah dan menjadi zona oranye. Sedangkan Bireuen tetap zona merah, seperti dua Minggu sebelumnya.

“Jadi, berdasarkan Peta Zonasi Warna saat ini, Aceh Singkil dan Bireuen merupakan zona merah, sedangkan 21 kabupaten dan kota lainnya di Aceh merupakan zona oranye,” kata Saifullah.

Perkembangan COVID-19
Saifullah juga melaporkan kasus COVID-19 Aceh secara akumulatif sejak kasus konfirmasi pertama dilaporkan pada 27 Maret 2020. Jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai 7.563 orang, sedang dalam perawatan 1.403 orang, sudah sembuh 5.881 orang, dan meninggal dunia 279 orang.

Penambahan kasus konfirmasi baru sebanyak 37 orang meliputi warga Pidie sebanyak 9 orang, Langsa 8 orang, Aceh Besar 7 orang, Banda Aceh 5 orang, dan Aceh Jaya 2 orang. Sementara itu, warga Aceh Selatan, Aceh Utara, Aceh Singkil, Nagan Raya, dan Pidie Jaya masing-masing 1 orang konfirmasi positif COVID-19. Sisanya, 1 orang warga dari luar daerah.

Sedangkan penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah 95 orang, yang terdiri dari warga  Bireuen mencapai 64  orang, Aceh Tengah 20 orang, Subulussalam sebanyak 6 orang, Pidie Jaya 3 orang, dan Sabang sebanyak 2 orang.

“Penderita COVID-19 di Aceh yang dilaporkan meninggal dunia hari ini bertambah 2 orang, masing-masing  warga Banda Aceh dan warga Aceh Selatan,” jelasnya.

Lebih lanjut,  Jubir COVID-19 Aceh itu, melaporkan kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi sebanyak 622 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 50  orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 539 sudah selesai isolasi, dan 33 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspect di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 3.847 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.557 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 285 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 5 orang isolasi di rumah sakit, tutupnya. []

(Editor     | Muhammad Zairin)
(Laporan | Muhammad Zairin)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed