oleh

Positif Virus Corona di Aceh Bertambah 168 Orang

Banda Aceh-Kasus konfirmasi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Aceh dilaporkan bertambah sebanyak 168 orang. Sebarannya tertinggi di Kabupaten Aceh Besar dan disusul Kota Banda Aceh.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, kepada media Pers, Senin (17/08/2020), menyebutkan 168 positif baru infeksi virus corona itu, masing-masing warga Aceh Besar 54 orang, warga Banda Aceh 50 orang, dan warga dari luar daerah 12 orang.

Selanjutnya warga Aceh Tengah dan Langsa masing-masing 7 orang, warga Aceh Selatan, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Lhokseumawe sama-sama 6 orang, warga Pidie 4 orang.

Warga Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Tamiang, dan warga Subulussalam masing-masing 2 orang. Sementara warga Bireuen dan Aceh Barat Daya sama-sama 1 orang, rincinya.

Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 1.043 orang, dengan rincian 735 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 280 orang dinyatakan sembuh, 28 meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani.

“Jumlah yang sembuh juga bertambah 3 orang, sehingga tidak lagi 277 orang seperti dilaporkan kemarin,” katanya.

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), juga bertambah 4 orang, hingga secara akumulasi menjadi 194 orang. Dari jumlah tersebut, 22 PDP masih dalam penanganan tim medis dan 166 telah sehat dan 6 orang lainnya meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah 3 orang, dan secara akumulatif menjadi 2.405 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.344 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 61 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas COVID-19

Menurutnya, peningkatan kasus positif ini hendaknya disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan konsisten dengan protokol kesehatan. Orang Tanpa Gejala (OTG) disiplin melakukan isolasi mandiri.

Ia menghimbau warga yang konfirmasi positif COVID-19 tidak perlu merasa rendah diri tapi disiplin menjalankan isolasi mandiri bagi yang tanpa gejala (OTG), selama 14 hari ke depan.

Keluarganya tidak perlu cemas berlebihan, namun perlu kepedulian dan memberikan dukungan. Membantu kebutuhannya, berinteraksi dengan menjaga jarak, dan memakai masker.

“Semua kita berpotensi terinfeksi virus corona, mari saling memperhatikan sambil menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ajaknya. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed