oleh

Protokol Kesehatan untuk Memutus Mata Rantai COVID-19

Aceh Tamiang-Protokol Kesehatan (Protkes) begitu penting untuk dipatuhi ditengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Hal ini juga sebagai upaya bersama untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona di Negeri ini, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fadlon, SH, Senin (26/10/2020), di Aceh Tamiang.

Begitupun, Politisi Partai Aceh ini begitu menghargai langkah dan kerja keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, yang selama ini telah menerapkan kebijakan normal baru dan mengajak masyarakat mematuhi Protokol Kesehatan melalui kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Bupati Aceh Tamiang Nomor 30 Tahun 2020 tentang peningkatan penanganan COVID-19 di daerah tersebut.

“Rutinitas kita berubah, hidup dibayang-bayangi perubahan yang dibawa COVID-19. Ini tantangan untuk mengembalikan kemerdekaan individu untuk tetap berkarya tapi menyesuaikan dengan realitas yang ada yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Fadlon.

Menurutnya, selama virus ini belum berakhir, masyarakat harus menyesuaikan diri dengan normal baru, yaitu cara baru untuk hidup dan menjalani kehidupan, pekerjaan, dan interaksi dengan orang lain dengan tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan.

Ia menjelaskan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, agar lapisan masyarakat senantiasa mengikuti protokoler pencegahan covid ini.

“Filosofinya mencegah lebih baik dari pada mengobati di praktekan langsung dengan gaya hidup sehat dan menjaga imunitas agar tetap kuat. Luangkan waktu untuk berolah raga walau hanya 15 menit,” ajaknya.

Dia menilai normal baru adalah dalam konteks berkegiatan sehari-hari seperti kegiatan ekonomi, pekerjaan, produksi-distribusi, belajar-mengajar, menyesuaikan dan berinovasi dengan situasi yang ada.

Selain itu, menurut dia, mematuhi aturan sehingga terjalin kerja sama yang baik penerapannya dan akan mampu untuk saling melindungi.

“Pada akhirnya kita perlu mempersiapkan diri untuk hal terbaik sambil mengantisipasi segala risiko yang ada,” kata Fadlon

Dia menilai normal baru dalam konteks kesehatan perlu disadari bahwa semua memiliki tanggung jawab untuk saling melindungi, dimulai dari melindungi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat sekitar.

“Kuncinya adalah kesadaran yang lebih mendalam. Kita sebagai masyarakat perlu mendukung perjuangan para dokter dengan cara menjaga diri kita sendiri dengan menjalankan segala prosedur protokol kesehatan,” katanya.

Selain itu, Fadlon mengatakan keberadaan TNI-Polri dalam menjaga ketertiban umum juga menjadi prioritas saat ini sehingga peran kedua institusi tersebut menjadi jawaban dari kekhawatiran terkait teknis pelaksanaan di lapangan.

Dia mengajak masyarakat mendukung niat baik dan dedikasi TNI-Polri dalam hal menjaga masyarakat dari musuh yang tidak terlihat yaitu COVID-19.

“Kita harus bisa menyukseskan, agar roda ekonomi bisa kembali normal. Untuk itu diharapkan masyarakat dapat mematuhi anjuran protokol kesehatan dan memiliki disiplin yang tinggi agar kita untuk menang melawan COVID-19,” ujarnya.

Fadlon mengingatkan bahwa masyarakat kemungkinan harus hidup dalam normal baru untuk waktu yang sangat lama. Apabila saat semua sudah membaik, masyarakat bisa menjalankan kehidupan sebagaimana mestinya.

“Proses ini akan membangun karakter disiplin individu yang kuat. Saat ini, seluruh negara di dunia sedang berjuang dengan banyak metode dalam penanggulangan COVID-19 dan belum ada satupun negara yang benar-benar berhasil dengan metode tertentu,” katanya.

Menurut dia, disiplin adalah kunci dalam menekan laju penyebaran COVID-19, dan masyarakat tidak boleh menyerah sehingga apabila ada gelombang ke-2, masyarakat harus konsisten dengan disiplin sehingga mata rantai penyebaran dapat diputus.

“Kita harus bersatu melawan virus ini, bersatu saling mengajak yang lain untuk dapat mematuhi Protokuler Kesehatan. Gunakan masker, sesering mungkin cuci tangan dan jaga jarak,” ajak Fadlon.

Ia menambahkan semua pihak harus menjadi pelopor keselamatan ditengah masyarakat bahkan didalam ingkungan keluarga.

“Tujuannya agar orang yang kita cintai tetap sehat dan bisa melaksanakan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed