oleh

Puluhan Sumur Warga di Kecamatan Arongan Kekeringan

Laporan | Azhar Sigege

Meulaboh-Air salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi seluruh makhluk hidup. Setiap hari semua makhluk hidup membutuhkan air bersih terutama manusia.

Agaknya, kondisi ini belum dapat dirasakan sepenuhnya warga Gampong Seuneubok Teungoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. Sebab, puluhan sumur warga disana mengalami kekeringan, akibatnya warga sulit mendapatkan air bersih.

Kondisi ini sekaligus menjadi catatan penting, betapa urgennya kebutuhan air bagi makhluk hidup, tidak terkecuali warga di Gampong Seuneubok. Krisis air ini melanda menjelang World Water Day atau Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret.

Tak ayal, kekeringan sumur warga sudah berlangsung selama satu bulan setelah daerah itu dilanda musim kemarau, warga saat ini mengalami krisis air bersih.

“Sudah satu bulan sumur kami disini mengalami kekeringan, jadi untuk mendapatkan air, kami menampung sedikit-sedikit,” kata Musliadi, warga Gampong Seuneubok Tengoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Senin (09/03/2020) di kediamannya.

Saat ini warga tidak memperoleh sumber air lain, disebabkan tidak adanya sanitasi yang dibangun di Gampong tersebut. Padahal, air dan sanitasi merupakan satu kesatuan yang penting dalam kehidupan. Tanpa sanitasi yang baik maka keadaan lingkungan akan menjadi kotor, kuantitas dan kualitas air akan menurun.

“Kita hanya bisa berdoa agar turun hujan guna mencukupi kebutuhan air,” kata Musliadi.

Parahnya lagi, krisis air juga di alami warga tetangga Gampong Seuneubok Tengoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed