oleh

Sepekan Mengungkap Pembobol ATM BNI Kampus Al-Muslim

Banda Aceh-Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Bireuen, kembali mengungkap kasus pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kali ini, polisi menangkap pria berinisial MA (25) warga Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

MA dilaporkan membobol ATM BNI di Kampus Al-Muslim Matang Glumpang Dua, Kabupaten Bireun. Tersangka, dalam aksinya berhasil menggondol uang sebesar Rp.99 juta lebih.

Pelaku adalah petugas dari leassing SSI. MA adalah pemegang kunci mesin ATM, sehingga tersangka tidak perlu mengeluarkan banyak keringat untuk membobol mesin ATM.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto mengatakan, tersangka diamankan pada 17 April 2020 lalu.

Tersangka diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP.B/52/IV/RES.1.8./ 2020 /ResBireuen, tanggal 17 April 2020, terkait tindak pidana pencurian.

Dimmas mengisahkan, kasus pembobolan itu terjadi pada 10 April 2020 lalu, sekira pukul 03.00 WIB.

“Terlapor melakukan pencurian uang yang berada di dalam mesin ATM Bank BNI di Jalan Kampus Al Muslim sebesar Rp.99.950.000,” kata Dimmas, Rabu malam.

Kasus ini, kata dia, terungkap dari kecurigaan petugas pengisian uang yang ingin mengisi uang pada hari Jum’at (17/4/2020) sekira pukul 16.00 Wib.

“Sebelum uang diisi ke dalam mesin ATM tersebut, petugas terlebih dulu melakukan pengecekan uang yang tersisa di dalam mesin ATM. Seharusnya tersisa sebesar Rp.110.950.000, akan tetapi uang yang tersisa di dalam mesin ATM tersebut hanya sebesar Rp. 9.650.000,” katanya.

Pihak Kantor SSI lalu melakukan investigasi. Hasilnya, kata dia, mengarah pada tersangka.

“Terlapor ini bekerja sebagai petugas perbaikan mesin ATM dan memiliki kunci khusus untuk membuka mesin ATM tersebut,” katanya.

Pihak perusahaan lalu melaporkan kejaadian tersebut ke Mapolres Bireuen guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Pada hari Jum’at, 17  April  2020, pelapor membawa terlapor ke Kantor Polres Bireuen dan menyerahkan terlapor kepada anggota Sat Reskrim guna untuk penyidikan lebih lanjut,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang tersebut.

Saat ini, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Bireuen, Tersangka, dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed