oleh

SMAN 2 Sabang Sediakan Kuota Internet Gratis untuk Guru dan Siswa

Laporan | Afrizal Wela

Sabang-Pendidikan tak boleh terhenti meskipun ditengah bencana seperti halnya ancaman Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Mungkin konsep inilah yang menjadi pedoman bagi pemangku kepentingan pendidikan di kota Sabang.

Lihat saja, Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang mengepung dunia dan tanah air, termasuk Provinsi Aceh, Sabang khususnya, namun tidak membuat aktivitas pendidikan disana terhenti.

Selama ini, Provinsi Aceh memang meniadakan proses belajar mengajar di sekolah, melainkan belajar secara daring dari rumah. Ini setelah adanya kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dituangkan dalam surat edaran (SE) No.4 tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020. Aturan ini berisi tentang bagaimana memprioritaskan kesehatan para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Selanjutnya, terbit Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor: 440/4989 tertanggal 15 Maret 2020 tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah. Di hari yang sama juga terbit surat Kepala Dinas Pendidikan Aceh terkait perihal antisipasi penyebaran COVID-19. Surat tersebut merupakan tindaklanjut surat edaran Plt Gubernur Aceh.

Nah, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dari rumah secara daring, SMAN 2 Kota Sabang, ternyata menyediakan kuota internet gratis bagi guru dan siswa di sekolah tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh, Kota Sabang, Abdul Hamid, kepada PENAPOST.ID, Rabu (29/04/2020), melaporkan bahwa paket internet gratis ini dibagikan secara simbolis oleh Kepala SMAN 2 Kota Sabang, Suriadi, di sekolah setempat.

“Sebagaimana informasi dari Kepala SMAN 2 Kota Sabang, yang bahwa sumber anggaran untuk kuota internet gratis ini berasal dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahap pertama tahun 2020, sehingga segala kebutuhan operasional sekolah bisa dilaksanakan,” ujar Abdul Hamid.

Ia menjelaskan, tujuan diberikannya paket internet agar guru dan siswa bisa melakukan kegiatan belajar mengajar melalui daring yang bisa dilaksanakan pembelajaran dari rumah.

“Ini juga bagian dari mensukseskan belajar selama bulan Ramadhan yang telah diinstruksikan oleh Dinas Pendidikan Aceh terutama pembelajaran pada bidang peningkatan keimanan dan ketaqwaan yang ditanamkan pada diri siswa,” ujarnya.

Abdul Hamid mengharapkan, selama bulan suci Ramadhan ini, sekolah di Kota Sabang, guru dan siswa tetap melaksanakan proses pembelajaran melalui daring sembari berharap kondisi yang dihadapi selama ini dapat kembali kondusif.

Ia mengaku sangat mendukung langkah kepala SMAN 2 Kota Sabang yang ikut memberikan kuota internet kepada guru dan siswa, demi kelancaran proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Kita telah menginstruksikan kepada Kepala SMA/SMK yang berada di Wilayah Sabang untuk memberikan bantuan kuota internet secara gratis kepada guru dan siswa yang sumber anggarannya dari dana BOS,” katanya.

Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada kepala sekolah yang telah membantu guru dan siswa dalam mendukung terlaksananya kegiatan pembelajaran selama menghadapi masa Pandemi COVID-19 ini dan proses pembelajaran tetap terlaksana walaupun belajar dari rumah. []

(Editor | Redaksi)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed