oleh

Surat Al-fatihah untuk Hasan Tiro dan Syuhada Pejuang Bergema

Aceh Tamiang-Tepat 4 Desember 2020, usia Gerakan Aceh Merdeka (GAM), genap berusia 44 Tahun atau setelah dideklarasikan pada 4 Desember 1976 silam.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, Milad GAM berlangsung di Komplek makam para syuhada diantaranya almarhum Panglima Wilayah Teuming, Tengku  Samsuddin Bin Saleh (Abu Tarmihim alias Abu Cam) di Kampung Upah Kecamatan Bendahara.

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Teuming M. Nadir alias Baja, membacakan sambutan eks Perdana Menteri GAM yang kini menjabat Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar, Jum’at (04/12/2020), di Aceh Tamiang.

Dalam sambutannya itu ia meminta untuk dihadiahkan Surat Al-Fatihah kepada deklarator GAM, Tgk. Hasan Tiro (alm) dan para syuhada pejuang GAM yang telah meninggal dunia.

Ia juga menyampaikan bahwa ruh semangat perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wajib dibanggakan secara berkesinambungan dan wajib dipelihara.

Menurutnya, perjuangan saat ini telah memasuki babak politik setelah ditandatangani MoU Helsinki tepatnya pada 15 Agustus 2005 lalu antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Republik Indonesia di Finlandia.

Ziarah makam almarhum Tengku  Samsuddin Bin Saleh (Abu Tarmihim alias Abu Cam), menjadi salah satu rangkaian agenda Milad GAM Ke-44 di Wilayah Aceh Tamiang.

“Ini periode baru dalam sejarah bangsa Aceh. Sejak itu perjuangan politik hingga saat ini,” sebutnya.

Masih kata dia, perjuangan setelah MoU tersebut telah berjalan politik selama 15 tahun. Sebuah perjuangan tidak mudah dan penuh tantangan serta hambatan baik secara internal GAM dan mantan Kombatan GAM maupun tantangan sosial lingkungan.

“Kita harus berjuang dengan segenap kemampuan yang ada dalam koridor yang paling dimungkinkan dalam konstelasi konstitusi/regulasi yang ada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Baik atas dasar Perjanjian Mou Helsinki maupun konvenan Internasional,” sebutnya.

Sementara pada Milad GAM ke 44 Wilayah Teuming, turut dilaksanakan doa bersama, santunsn anak yatim serta mengundang seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mempererat tali silaturahmi.

Ditempat terpisah mantan pendiri GAM Wilayah Teuming Mustafa Kamal mengucapkan terimakasih kepada semua pihak sehingga Milad ke 44 Wilayah Teuming dapat berjalan lancar.

“Kita mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua yang ikut mensukseskan pelaksanaan Milad ini sehingga dapat berjalan lancar,” sebut Tripoli eks Libia ini.

Hal serupa juga disampaikan oleh mantan Ketua KPA Wilayah Teuming, Agus Salim mengatakan atas kerjasama yang baik di jajaran pengurus KPA dan dukungan PA serta masyarakat Milad dapat berjalan lancar.

“Alhamdulillah dengan kekompakan yang dibangun serta dukungan semua pihak dan masyarakat acara dapat terlaksana dan berjalan lancar,” ucap Agus Salim.

Ia enambahkan ucapan terima kasih juga kepada pihak TNI dan Polri serta pemerintah baik eksekutif maupun legislatif yang saling menjaga keamanan, sehingga acara dapat berjalan tanpa kendala.

Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran KPA, Ketua PA Aceh Tamiang, Tengku Helmi Ahmad berserta jajarannya, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, Ketua Fraksi PA, Miswanto beserta anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Aceh, Juniati dan Ngatiyem. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed