oleh

Surat Kesehatan Bebas COVID-19 Tidak Ada, Ratusan Kenderaan Disuruh Putar Balik ke Sumut

Aceh Tamiang-Bagi anda yang berkeinginan masuk ke Provinsi Aceh lewat gerbang Aceh Tamiang, sebaiknya benar-benar mengindahkan perlengkapan surat menyurat, termasuk surat kesehatan bebas COVID-19. Jika tidak, anda akan bernasib serupa seperti ratusan kenderaan yang disuruh putar balik ke Sumatera Utara (Sumut).

Ratusan mobil kendaran pribadi dan angkutan umum tersebut diketahui para penumpangnya tidak mengantongi surat kesehatan bebas COVID-19 dari intansi yang berhak mengeluarkan surat kesehatan.

“Ada 381 kenderaan diminta mutar balik karena para penumpang tidak dapat menunjukan surat kesehatan bebas COVID-19,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar, Selasa (01/08/2020) di Pos Bersama Penanganan Pencegahan Penyebaran COVID-19 Kabupaten Aceh Tamiang yang berada di pintu Gerbang Aceh-Sumatra Utara tepatnya di Jembatan Timbang Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda.

Syuibun mengatakan pemeriksaan kendaraan pribadi dan angkutan umum tersebut mengacu kepada perintah Pelaksana Tugas Gubenur Aceh sesuai dengan Surat Nomor 440/10863 tanggal 4 Agustus 2020 tentang Pengetatan Penjagaan Perbatasan Aceh terkait meningkatnya Penyebaran COVID-19 di Provinsi Aceh.

Menurutnya, dalam pengetatan penjagaan perbatasan Aceh terkait meningkatnya penyebaran COVID-19 di Provinsi Aceh dibentuk tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/POLRI, Dinkes, Dishub, BPBD, Satpol PP dan PWI.

Ia menjelaskan bahwa diakhir minggu ke IV Agustus terhitung dari Tanggal 25 Agustus hingga 31 Agustus 2020 kenderaan yang sudah diperiksa sebanyak 1128 kenderaan terdiri dari kenderaan pribadi sebanyak 874 kenderaan dan angkutan umum sebanyak 254 kenderaan.

Kemudian, sambungnya dari 874 kenderaan pribadi yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 381 kenderaan diminta mutar balik karena para penumpang tidak dapat menunjukan surat kesehatan bebas COVID-19 sebagaimana yang dituangkan dalam surat surat Gubenur Aceh, sementara 493 kenderaan dapat melanjutkan perjalanan memasuki Aceh.

Ia menrincikan, untuk kenderaan angkutan umum sebanyak 29 kenderaan terpaksa diputar balik dan 225 kenderaan dapat melanjutkan perjalanan menuju Aceh.

“Kita berharap kepada masyarakat baik pendatang yang masuk dapat melengkapi surat kesehatan dan surat jalan Kepala Desa ataupun bagi masyarakat Aceh yang ada keperluan ke Sumatera Utara agar dapat melengkapi surat kesehatan dan surat jalan dari Datok Penghulu,” kata Syuibun mengakhiri. []

(Editor      | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed