Tarmizi SP Jabat Ketua Pansus Perizinan

Banda Aceh-Sidang paripurna pembukaan sidang I DPR Aceh, menetapkan politisi muda asal Aceh Barat, Tarmizi SP, sebagai Ketua Pansus Perizinan (IUP dan HGU), Migas, Minerba dan Energi.

Sidang itu berlangsung Kamis, (05/01/2023). Adapun anggota pansus mewakili seluruh fraksi di DPR Aceh berjumlah sembilan fraksi.

Pemilihan pimpinan pansus yang dipimpin oleh Pimpinan DPR Aceh, Senin, (09/01/2023). Anggota pansus sepakat memilih Tarmizi, SP (Ketua Fraksi PA) sebagai ketua, Ilham Akbar (Fraksi Golkar) sebagai Wakil Ketua dan M. Rizal Falevi Kirani (Fraksi PNA) sebagai Sekretaris.

Tarmizi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan teman-teman pansus. Ini menjadi tugas yang sangat berat dengan masa kerja yang singkat dan persoalan yang cukup besar.

“Kami akan fokus memanggil ESDM Aceh, BPMA, Disbun dan Juga Pj Gubernur Aceh serta pihak terkait lainnya,” katanya.

Apakah selama ini ada kongkalikong antara Dinas dengan perusahaan, dalam urusan penerbitan IUP, laporan tahunan, pihaknya akan menyelidiki. “Juga apakah ada kendala sehingga perlu kita dorong dan bantu supaya lancer,” timpalnya.

Lalu, ia memastikan akan memanggil semua perusahaan tambang, migas, perkebunan terutama yang sedang bermasalah dengan masyarakat. “Kita akan cari tahu sumber masalah, akan kita evaluasi amdalnya, laporannya,” kata Tarmizi.

Nantinya, kata dia, tenaga ahli pansus akan pelajari. Sehingga akan ada kesimpulan akhir apakah kemudian perusahaan yang bermasalah akan diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum, dicabut izinnya.

“Karena setelah Paripurna hasil pansus, laporan akan dikirimkan APH, BPK, BPKP sampai ke Kementrian, KPK dan juga ke Presiden,” lanjutnya.

Intinya, tambah dia, pihaknya sangat mendukung penuh investasi di Aceh, investor nyaman, investasi berjalan dengan baik. Namun masyarakat juga wajib nyaman, jangan sampai menderita dengan kehadiran perusahaan terganggu dengan limbah, debu, dan hal lainnya.

“Kami juga ingin bersama Pemerintah Aceh menjalankan tugas membuat rakyat Aceh senang dan bahagia dengan adanya ikhtiar yang sungguh-sungguh dan ikhlas dari kami yang sedang diberi amanah. Karena tantangan ke depan besar sekali, dana otsus berkurang, pengangguran bertambah, kemiskinan juga masih tinggi angkanya,” tambah Tarmizi. []

(Editor | Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *