oleh

Tim Gabungan Terobos Medan Terjal Wilayah Terisolir di Solok

Laporan | M. Zairin

Jakarta-Menggunakan Patroli Polisi dengan kawalan ketat Tagana, Polri, Peksos, akhirnya bantuan logistik untuk wilayah terisolir yang terkena bencana banjir bandang dan longsor Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat, tiba juga di lokasi, Minggu, (1/12/2019.

Guna mencapai titik terdekat, masyarakat kemudian melanjutkan dengan akses jalan setapak. Hal ini mengingat pada awal kejadian, akses jalan masih tertimbun material longsoran.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Tim Bantuan Darurat dan Peralatan bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan telah mencapai Jorong Manggis daerah itu.

Upaya yang dilakukan tim gabungan hingga mencapai titik terisolir tersebut dilakukan dengan tujuan menyalurkan bantuan untuk ke sekian kalinya bagi warga yang terdampak bencana.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dalam siaran pers menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan tim logistik dari Dinas Sosial setempat, bantuan telah diserahkan sejak sehari setelah bencana terjadi ke seluruh area terdampak, termasuk Jorong Manggis.

Beberapa pengungsi Jorong Manggis juga mengakui bahwa bantuan sudah datang sejak setelah terjadi bencana, sebagaimana menurut laporan yang diterima Humas BNPB dari tim di lapangan. Adapun beberapa jenis bantuan tersebut antara lain terdiri dari bahan makanan untuk dimasak di posko, dan juga paket sembako yang dikirim.

Kehadiran tim gabungan di lokasi disambut warga Mampiang yang tinggal di perbukitan paling atas segera turun mengambil bantuan dengan berjalan kaki.

Sementara itu akses menuju Mampiang masih dalam proses pembukaan jalan dengan alat berat jenis eskavator. Oleh karena itu akses satu-satunya hingga saat ini baru bisa dicapai dengan jalan setapak dan kendaraan jenis trail belum bisa menembus medan tersebut.

Sebelumnya BNPB telah menyalurkan bantuan untuk korban bencana terdampak bencana banjir bandang dan longsor Solok Selatan berupa dana siap pakai senilai Rp.250 Juta.

Bukan hanya itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyalurkan uang senilai Rp.350 Juta, bantuan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Rp. 650 Juta dan bantuan lain berupa logistik dan peralatan yang telah dikirimkan dalam 4 tahap.

Selain pendistribusian logistik, kegiatan seperti trauma healing dan layanan kesehatan juga dilakukan di posko pengungsian Jorong Manggis hingga hari ini. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed