oleh

Tolong! Bocah Yatim Miskin Aceh Barat Butuh Uluran Tangan Dermawan

Laporan | Azhar Sigege

ITA, menambah sederet pasien bocor jantung di Aceh. Bocah yatim asal Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat ini harus melawan penyakit yang melandanya itu.

Sekilas, Ita adalah putri Salmiah, (52). Kehidupan Salmiah yang serba keterbatasan, membuatnya terus berjuang mengobati putrinya tersebut.

Berat memang, apalagi Ita harus melawan penyakit yang menderanya itu sejak ia masih berusia lima bulan. Berparas cantik dengan tubuh kurus dan tatapan kosong, tergambar bahwa ia sedang melawan penyakit bocor jantung.

Tatapannya kosong dan irit bicara dengan balutan wajah tampak sedih. Meski sekilas terlihat dia hampir sama dengan anak lain yang seusianya, namun di balik itu, Ita mengalami keterbatasan.

Dihadapan Ita, Salmiah, ibu kandung bocah yatim ini terus berupaya melempar senyuman. Meski dibalik senyuman itu, Salmiah menyimpan rasa sedih yang mendalam terhadap penyakit yang diderita putrinya itu.

“Anak saya menderita bocor jantung berdasarkan vonis pihak medis, selama ini ia harus menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh,” kata Salmiah.

Ditemui di tempat tinggalnya, Desa Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat, (20/12), Salmiah, menceritakan, putrinya yang diberi nama Ita, di vonis menderita penyakit jantung sejak usia lima bulan.

“Dari usia itu ia menjalani pengobatan sampai sekarang, setiap satu bulan sekali ia harus di bawa ke Banda Aceh, namun kali ini sudah saya tunda karena keterbatasan biaya,” pungkas Salmiah.

Ita, yang kini telah berusia sepuluh tahun, hanya tinggal dengan ibu dan seorang saudaranya, sementara ayahnya telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Selain menderita bocor jantung, Ita juga diduga autis, sehingga ia harus bersekolah di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Kabupaten Aceh Barat.

“Kami sekarang mulai keterbatasan dana untuk transportasi dan makan saat membawa anak berobat ke Banda Aceh, jadi terpaksa kali ini saya tunda keberangkatanny,” kata Salmiah. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed