oleh

Untuk Saling Melindungi, Semua Kalangan Harus Menjalankan Protokol Kesehatan

Banda Aceh-Angka kesembuhan (recovery rate) penderita Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Aceh terus meningkat. Pada awal minggu lalu, per 2 November 2020, angka kesembuhan 75,8% dan awal minggu ini (per 9 November 2020) menjadi 80,1%. Sedangkan angka kesembuhan Nasional, di dua titik waktu yang sama, 83,2% dan 84,5%.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani dalam update harian penanganan pandemi COVID-19 di Aceh, Senin (09/11/2020), mengatakan, Kenaikan angka kesembuhan Aceh dalam seminggu terakhir jauh lebih tinggi, yakni dari 75,8% menjadi 80,1%. Sedangkan nasional dari 83,2% menjadi 84,5%.

Angka-angka ini akan terus naik atau bahkan menurun tergantung karakteristik penderita dalam perawatan dan karakteristik kasus baru selanjutnya. Perlu kerja keras semua pihak agar angka kesembuhan terus meningkat. Karakteristik penderita COVID-19 sangat mempengaruhi angka kesembuhan tersebut.

Penderita COVID-19 asimtomatik (tanpa gejala) memiliki peluang lebih besar untuk sembuh kembali dibandingkan penderita simtomatik, apalagi simtomatik COVID-19 dengan penyakit penyerta lainnya. Karena itu, untuk saling melindungi di masa pandemi ini semua kalangan harus menjalankan protokol kesehatan.

“Anak-anak muda memang memiliki imunitas yang lebih baik, tetap wajib menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan sesering mungkin, selain untuk menjaga dirinya juga melindungi orang-orang tua di sekitarnya,” himbau dia.

COVID-19 Aceh
Dalam kesempatan itu, Saifullah juga melaporkan kasus COVID-19 Aceh secara akumulatif sejak kasus konfirmasi pertama dilaporkan pada 27 Maret 2020. Jumlah kasus Covid-19 Aceh sudah mencapai 7.690 orang, sedang dalam perawatan 1.250 orang, sudah sembuh 6.158 orang, dan meninggal dunia 282 orang.

“Kasus konfirmasi baru yang dilaporkan bertambah sebanyak 3 orang, dan ketiganya warga Kota Banda Aceh,” katanya.

Sementara jumlah yang sembuh selama 24 jam terakhir mencapai 49 orang, yang meliputi warga Bener Meriah sebanyak 16 orang, Aceh Tengah sebanyak 14 orang, Banda Aceh 12 orang, Aceh Tamiang 4 orang, dan warga Kota Lhokseumawe sebanyak 3 orang.

“Alhamdulillah tidak ada penderita Covid-19 di Aceh yang dilaporkan meninggal dunia hari ini,” tuturnya.

Jubir COVID-19 Aceh itu melaporkan kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi sebanyak 626 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 43 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 550 sudah selesai isolasi, dan 33 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspect di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 3.886 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.567 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 311 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 8 orang isolasi di rumah sakit, tutupnya. []

(Editor     | Muhammad Zairin)
(Laporan | Muhammad Zairin)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed