oleh

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH Dukung Penuh Pelaksanaan BTM

Aceh Tamiang-Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH menyatakan dukungan sepenuhnya untuk dilaksanakan Belajar Tatap Muka (BTM) di sekolah-sekolah di daerah itu.

Dukungan untuk dilaksanakannya Belajar Tatap Muka (BTM), di Kabupaten Aceh Tamiang didasari banyaknya keluhan orangtua siswa terkait proses belajar daring.

“Banyak wali murid jumpai saya, baik dikantor maupun dirumah. Mereka mengeluhkan dengan sistem Daring  saat ini. Menurut para wali murid sistem Daring yang belajar itu orangtua,” ungkap Fadlon, SH, kepada PENAPOST.ID diruangkerja, Kamis (19/11/2020).

Itu sebabnya, politisi muda Partai Aceh ini secara kepartaian melalui Fraksi Partai Aceh meminta kepada Ketua Tim Satgas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Aceh Tamiang untuk dapat menindaklanjuti ke Tim Satgas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Provinsi.

“Ini penting untuk segera dilaksanakan agar dapat menerima jawaban dari Tim Satgas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Provinsi. Apalagi saat ini status kita sudah Zona Orange,” jelasnya.

Fadlon dalam dukungannya ini juga berdasarkan data yang selalu di update oleh Tim Satgas yang menyatakan angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 cukup tinggi hingga mencapai 83 persen.

“Dasar ini kita mendukung sepenuhnya pelaksanaan Belajar Tatap Muka,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan dari data yang diperoleh pertanggal 16 November 2020 menyebutkan total warga Aceh Tamiang yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 322 orang dengan rincian 267 orang sembuh dan 43 orang masih terkonfirmasi positif COVID-19, sementara 12 orang lainnya meninggal.

“Ini sesuatu keberhasilan Tim Satgas kita dalam menekan akan kesembuhan dan pasti juga masyarakat kita yang memahami akan Prokes. Jadi keberhasilan ini harus kita barengi dengan permintaan masyarakat agar dapat Belajar Tatap Muka,” pinta Fadlon.

Fadlon kembali mengajak  semua lapisan masyarakat agar tetap mengikuti aturan Protokuler Kesehatan dan senantiasa menjalankan 3M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak).  Hal ini yang penting untuk dilakukan oleh masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Sebelumnya dalam pandangan umum pada Rapat Paripurna II R-APBK 2021, Selasa (17/11/2020), Fraksi Partai Aceh (PA) dan Fraksi Tamiang Sepakat meminta Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, mengaktifkan kembali proses belajar tatap muka di sekolah yang terhenti akibat wabah COVID-19.

Menurut Fraksi PA proses belajar daring yang dilakukan selama ini, dinilai memberatkan siswa dan wali murid. Oleh sebab itu, fraksi PA dan Tamiang Sepakat meminta Bupati Aceh Tamiang mengevaluasi kembali kegiatan belajar daring. “Kami meminta proses belajar di sekolah dibuka kembali,” tegas Juniati.

Diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang mulai meliburkan siswa akibat Covid-19 sejak 16 Maret 2020. “Tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tujuannya agar anak-anak kita tidak tertinggal dengan daerah lain,” lanjutnya.

Sementara itu Juru Bicara Fraksi Tamiang Sepakat, Erawati Is menyampaikan hal yang sama dan terkait keluhan, baik dari siswa maupun wali murid. Umumnya. yang dikeluhkan tentang kemampuan para pelajar ataupun wali murid dalam menggunakan gadget (Android).

“Orang tua juga mengeluhkan tentang biaya yang dibutuhkan untuk bisa mengikuti belajar secara daring. Harus ada sikap untuk membuka kembali belajar tatap muka,” kata Erawati. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Erwan)

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed