oleh

Warga Kota Semakin Mencintai Al-Quran

ilustrasi-Warga kota saat zikir akbar dan rateb siribe bersama Abuya Syekh Amran Wali Al Khalidi, Senin 8 Januari 2018, di Stadion Mini Lambhuk.
ilustrasi-Warga kota saat zikir akbar dan rateb siribe bersama Abuya Syekh Amran Wali Al Khalidi, Senin 8 Januari 2018, di Stadion Mini Lambhuk.

Banda Aceh-Warga Kota Banda Aceh semakin mencintai Al-Quran. Hal ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang begitu antusias mempelajari Al-Quran, baik belajar membaca, menghafal, tafsir maupun belajar seni membaca Kalam Ilahi dengan suara yang indah.

“Hari ini merupakan bukti bahwa masyarakat Kota Banda Aceh begitu mencintai Al-Quran, yaitu dengan banyaknya peserta yang telah berpartisipasi untuk mengikuti acara seminar internasional ini,” ujar Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat membuka seminar Internasional Tahfidzul Quran bertajuk “Wonderful Quran, The Light of Life” yang berlangsung di auditorium Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Kopelma Darussalam, Minggu, 14 Januari 2018.

Menurutnya, memang sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk tekun membaca, mempelajari dan mengamalkan ajaran Al-Quran.”Umat Islam Insya Allah akan meraih puncak kejayaan dan kemajuan dalam berbagai bidang, jika tetap berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah,” tuturnya.

Ia berharap agar kegiatan bermanfaat tersebut dapat diadakan secara berkala dan berkesinambungan demi membumikan Al-Quran di Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya.”Mengingat tantangan umat islam ke depan yang semakin berat. Pemko Banda Aceh mempunyai komitmen yang tinggi dan sangat mendukung semua kegiatan syiar Islam, termasuk upaya-upaya untuk membumikan Al-Quran di tengah-tengah masyarakat kota,” harapnya menuturkan.

Masih kata Aminullah, syiar Islam begitu penting dalam pelaksanaan Syariat Islam.”Karena dengan syiar Islam-lah maka ajaran Islam akan terus eksis, hidup dan semarak, sehingga dengan sendirinya dapat menciptakan suasana dan lingkungan yang Islami,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu, Aminullah turut mengajak seluruh warga kota untuk dapat berpartisipasi aktif dalam memberantas kemaksiatan di Banda Aceh. Dan pihaknya juga sudah menyediakan Call Center Gemilang Anti Maksiat di nomor 081219314001.

“Untuk itu, kami harapkan kepada warga bila melihat pelanggaran syariat, maka mohon bantu kami untuk dapat menghubungi nomor tersebut. Insya Allah petugas kami akan segera datang dan bertindak sesuai dengan SOP dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ajak Aminullah Usman.

Turut hadir dalam kesempatan itu Imam Masjid Abdullah Azzam, Gaza-Palestina, Syaikh Mahmoud Said Kamal, Dodi Hidayatullah seorang Novelis dan pemain film Tausiah Cinta dan KCB, dan Abi Mas’ud Irhamullah selau Direktur LT3Q El-Mas’udy Aceh.[]Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed